Skip to Content

Kekuatan Baru Sastra Indonesia

Kekuatan Baru Sastra Indonesia

www.jpnn.com - "Ada upaya serius dari penulis untuk menggambarkan detail tentang lembaga-lembaga dan gedung resmi pemerintahan dalam novel ini.

Simbol Ketidakadilan: Koin, Sandal Hingga Tikus

Simbol Ketidakadilan: Koin, Sandal Hingga Tikus

www.detiknews.com - Ada banyak cara untuk melakukan protes. Beberapa kalangan menggunakan benda-benda tertentu sebagai wujud protes. Ada yang menggunakan koin, sandal jepit, hingga tikus untuk meneriakkan tuntutan keadilan.

Menulislah dengan Profesional

Menulislah dengan Profesional

www.pikiran-rakyat.com - Sekalipun menulis puisi merupakan dunia rekaan, sebagaimana dikatakan Prof. Dr, A. Teeuw pengamat sastra Indonesia asal Belanda, yang banyak jasanya memperkenalkan sastra Indonesia di Belanda sana, pada kenyataannya menulis puisi bukan dimaksudkan untuk sekadar main-main. Menulis puisi, harus ada tujuan.

Ngobrol Politik Santai Di Kafe

Ngobrol Politik Santai Di Kafe

www.wartanews.com - Tak salah, kalau Najib Mahfudz, seorang sastrawan tersohor Mesir peraih nobel sastra pada 1988, rela meluangkan waktu cukup lama untuk singgah di kafe.

ombiKekuatan Baru Sastra ...ombiSimbol Ketidakadilan: ...
ombiMenulislah dengan ...ombiNgobrol Politik Santai ...

Artikel

Cara Mengirim Tulisan ke Annida-Online.com

Cara Mengirim Tulisan ke Annida-Online.com

id.shvoong.com - Untuk mengirim tulisan ke Annida-online.com berikut beberapa ketentuannya:

1. Untuk Cerpen (Cerita Pendek) berkisar 5 s.d. 10 halaman A4, spasi 1,5, Times New Roman, Font 12, tema cerita bebas, tidak mengandung unsur pornografi, mengandung pesan moral yang berguna bagi pembaca.

Puisi, Bukan Sekadar Merangkai Kata

Puisi, Bukan Sekadar Merangkai Kata

www.pikiran-rakyat.com - Dalam sebuah kesempatan di Leiden, pada tahun 1999 lalu seusai mengikuti Festival de Winternachten di Den Haag, Belanda, penyair kenamaan asal Belanda, Remco Campert mengatakan, bahwa menulis puisi bukan sekadar merangkai kata. Di dalamnya ada sejumlah pengalaman yang diekspresikan.

Mengenang Wing Kardjo

Mengenang Wing Kardjo

www.pikiran-rakyat.com - Banyak para kritikus sastra menyebutkan bahwa sajak-sajak yang ditulis oleh Wing Kardjo, baik yang terkumpul dalam Selembar Daun (Pustaka Jaya, 1974), Perumahan (Budaya Jaya, 1975), Fragmen Malam (Pustaka Jaya, 1975) maupun dalam Pohon Hayat: Sejemput Haiku (Forum Sastra Bandung, Mei 2002) bernada simbolis.

Apa Pentingnya Gaya Bahasa?

Apa Pentingnya Gaya Bahasa?

www.pikiran-rakyat.com - Mutu sebuah puisi tidak ditentukan oleh panjang dan pendeknya puisi yang ditulis, akan tetapi sangat ditentukan oleh seberapa jauh masing-masing penyair mampu mengolah bahasa, dalam menulis puisinya itu. Dengan itu, tak aneh kalau banyak kalangan yang mengatakan bahwa yang panjang itu belum tentu memuaskan. Tapi yang pendek, bisa mantap, dan segar.

Menulis Artikel Pendek untuk Blog

Menulis Artikel Pendek untuk Blog

id.shvoong.com - Teknologi internet membuat setiap orang bebas berekspresi dan menyatakan pendapat. Salah satunya melalui blog. Sebuah situs atau web yang dikelola sendiri yang melampirkan tulisan pribadi mengupas banyak hal. Umumnya blog menyajikan artikel-artikel pendek sebagai suguhan.

Sekali Lagi, Mengolah Pengalaman

Sekali Lagi, Mengolah Pengalaman

www.pikiran-rakyat.com - Tanpa pengalaman dilanda gairah cinta yang demikian hebat dalam batinnya, penyair Rendra tentunya sangat mustahil bisa menulis sebuah puisi yang indah, yang diungkap dengan rangkaian kata-kata --yang begitu sederhana—namun sarat makna dan rasa.

Sastra Islami di Tengah Sastra Kontemporer

Sastra Islami di Tengah Sastra Kontemporer

flpjawatengah.blogspot.com - Berbicara mengenai sastra Islam di Indonesia hampir selalu mengandung polemik. Banyak tokoh yang mempunyai batasan sendiri tentang sastra Islam. Karya-karya sastra Islam lama yang dihasilkan Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi, Hamzah Fanshuri dan lain sebagainya menunjukkan bahwa sastra Islam memang ada.

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler