Skip to Content

"Senja di Alun-Alun Kota."

      Mataku masih menerka-nerka, meraba-raba, dan merapat segala hal tentangmu. “Hmm… Aku hanya ingin melupakannya Tuhan.” Ujarku dalam hati sambil menikmati jagung bakar di lesehan senja di sekitar alun-alun kota. Ya, inilah tempat favoritku untuk menyendiri dan sekedar mencari kedamaian yang mengendap.

Pantaskah?

apa yang pantas kau banggakan dariku?

apa yang pantas kau puji dariku?

Cinta bersemi di telaga sunyi

Bagian I

Perkenalan di Hall Pusat Petualangan....

novandanugraha"Senja di Alun-Alun Kota."
nayza el syekiaPantaskah?
Muhamad LuthfiansyahSajak Untuk Cinta
ARZapataCinta bersemi di telaga ...

Karya Sastra

Hidupku Cukup Sehari Saja

SORE itu, karena merupakan bagian dari hari yang tak kuinginkan, kubenamkan saja hidupku pada detak jam di laptop. Kutatap jam itu, marah benar aku padanya; eih, engkau sengaja menyiksaku ya? Di luar sana, langit yang tadinya hitam sekarang menurunkan hujan. Deras. Kemarahanku mereda. Dan jam laptop lepas dari penjagaanku. Kulangkahkan kakiku ke jendela.

ADA JERIT KETIKA PINTU TERBUKA

Ada jerit ketika pintu dibuka
Engsel-engsel berkarat. Sebuah rumah sunyi
Cuma tangis, kelaparan menyambut pagi tiba

mutiara tak bertuan

menggelegak nafsi menggelora ....

duapuluh pemuda memutar kehendak, bak hewan liar di padang ilalang...

tak mengenal malu, mereka saling bercumbu....

Pulang

Seorang pria dengan tubuh tinggi besar –melindungi matanya dengan tangan kanan dari sorot matari sore yang menyilaukan– keluar dari pintu gerbang sebuah lembaga pemasyarakatan di pinggiran kota. Rambut gondrong sebahu dibiarkan tergerai dan meriap ditiup angin.

Selama ini negerimu

selama ini di negerimu
manusia tak punya tempat
kecuali di pinggir-pinggir sejarah yang mampat
 

inilah negeri paling aneh

LAMUNAN BELAKA

Aku tersentak dari mimpiku

dunia merengkuh cinta

dunia merengkuh cinta

 

demi kekasih abadi

Malam ini udara di dalam terasa panas dan menyesakkan, berita-berita penting hingga picisan kulahap, tanpa rasa kutelan dan tak berapa lama kubuang, karena memang bukan makanan pokokku, hanya sebatas pengisi waktu menunggu....
Sindikasi materi


Komentar terbaru