Skip to Content

Anonim

Foto Gellis Deka Salaqi

.....

Dewi Suhinta              :  Pada pikiranku ada yang salah disini.

Damarwulan               : Jadi, Paduka membenarkan tuduhananya kepada hamba?

Dewi Suhinta              : Ya, aku ingin berlaku adil. Ketahuilah yang tidak adil akan kujatuhi

                                  hukuman mati.

Perempuan I              : (kaget) hukuman mati..

Dewi Suhinta              : Mati digantung di tiang gantungan.

Perempuan II            : Oh, ampun sungguh mengerikan.

Dewi Suhinta              : Bernaikah kalian bersumpah?

Perempuan I              : Saya bersedia, Paduka.

Dewi Suhinta              : Silahkan!

Perempuan I             : Pada suatu hari saya disuruh untuk ikut menurunkan Paduka, kalau

                                 tidak saya akan dibunuh.

Anjasmara                : Dusta. Dusta belaka pernyataan itu.

Perempuan II           : Dia yang dusta, bukan perempuan teman saya ini

Damarwulan              : Biarlah merahnya darah ini memutihkan negeri ini, Adinda?

Anjasmara                : Kakanda, mengapa Kakanda...

Dewi Suhinta             : (memotong) Cukup. Sudah cukup, yang bersalah harus dihukum?

Perempuan I             : Jadi Damarwulan dihukum mati, Paduka?

Perempuan II            : Mati, harus mati!

Anjasmara                 : Diam kau orang-orang jahat!

Dewi Suhinta              : Patih, bacalah keputusanku yang ada dalam maklumat itu!

Patih                         : Sendikia.

.....

 

Komentar

Tulis komentar baru

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler