Skip to Content

Elegi untuk Iza

Za…

Ada sesal di sini

ketika ruh kita tak saling bercumbu lagi

dalam persaudaraan yang sengaja kita cicipi

setelah dicipta sendiri

 

Malady of The Soul

Kepada Alanna,


20 tahun berlalu,

dan sebuah pertanyaan abadi membawaku padamu :

DI ALTAR PEMEDAL AGUNG

Langit  terdiam memainkan masa silam

menatap sunyi para leluhur

diantara bongkahan patung patung

dan lumut lumut yang tertahan

KETIKA POLITISI BERPUISI

ketika politisi berpuisi

alih alih orasi

caci dan maki

Daviatul Umam el-SElegi untuk IzaNista Nihil NadirMalady of The Soul
Ida Bagus Gde ParwitaDI ALTAR PEMEDAL AGUNGombiKETIKA POLITISI BERPUISI

Prosa

HILANGNYA GITA

Maafkan aku, yang mulia. jika , aku tak becus bercerita. Dan kabulkan satu saja permohonanku, berikan aku hadiah terbesar berupa ilmu.

Jadi, begini Tuan:

Cerpen : Pulang

Masih saja hujan turun hari ini, dan mendung masih belum enggan untuk pergi dari kedudukannya. Jarum jam di arloji mungilku sudah menunjukkan pukul empat sore, tapi aku masih saja belum bisa keluar dari perpustakaan kecil ini.

Waktu Yang Berlalu, Membuat Segalanya Terlambat

Angin yang berhembus membumbungkan gersang dalam musim kemarau yang panjang. Sekat-sekat yang terbangun karena rimbunnya dedaunan di pucuk-pucuk pinus menghambat rambatan cahaya menerangi jejak-jejak setapak di bawahnya. Hujan memang sudah cukup lama tak menghamiri belahan bumi ini. Dampaknya, serakan dudaun linden yang gugur berkeriap setiap kali kaki kaki melangkah di atasnya.

Janji Plasenta

Janji Plasenta

Cerpen: Binoto H Balian

Buah Pisang Bertuah

Buah Pisang Bertuah

Alkisah di negeri Tikucing yang damai nan tentram, terdapatlah sekeluarga tikus dan kucing yang saling menolong dan membantu, sejak nenek moyang mereka ada.

Negeri Tikucing adalah negeri yang sangat indah, pulau-pulaunya yang tidak terlalu besar, menjadikan negeri Tikucing memiliki banyak pantai dengan pasirnya berwarna putih bersih.

Jangan Kau Kira Aku Tidak Tahu

Batas itu sudah sedemikian dekat dan terlihat
Antara kau dan aku
Sehebat apapun kita berusaha, aku dan kamu
Ternyata tak mampu meruntuhkan sekat

Bahwa memang cinta itu mengalahkan logika
Ketika kita mampu berpikir secara logis
Kau dan aku adalah dua organisme terbuka
Bisa saja satu ketika kita tak lagi harus bermuka manis

Pupus

Open. Tulisan di depan pintu sebuah salon.


“Jeng, pangkas rambut seperti biasa ya?”


”Oke, deh!” Pegawai salon mulai memangkas rambut dengan model yang biasa menjadi favoritku.

Bingkai

Malam jatuh. Hitam menyelimuti hamparan angkasa. Kepak kelelawar terdengar di atas pohon talok yang menaungi kamar pondokkanku. Angin menyibak kain gorden menyingkap paha-paha mulus jendela. Kelam. Semakin hitam ketika titik air mulai merasuki telingaku melalui suara seng yang menyeruak simponi monoton.

Wanita Ayu

WANITA AYU

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler