Skip to Content

episode baru

aku rindu meramu hari dengan katakataku

entah, mungkin pagi ini

 

selaksa pesan yang mengalir melalui jarijemariku

masih terngiang jelas

HUJAN ADALAH LAGU

(1)

Hujan adalah lagu

Pada celah-celah batu

 

(2)

Kehidupan dimulai setelah titik air pertama

Yang jatuh membuka pejam kelopak mata

DAUN MANGGA

Melihatmu
seperti aku kembali pada hijau yang tertendang 
di dalam gedung berkardus-kardus
riuh dengan celoteh pekerja perempuan 

Elegi Puisiku Untuk Iza

Za…

Ada sesal di sini

ketika ruh kita tak saling bercumbu lagi

dalam persaudaraan yang sengaja kita cicipi

setelah dicipta sendiri

 

ugi sastraisepisode baruPangkaHUJAN ADALAH LAGU
muh ali sarbiniDAUN MANGGADaviatul Umam el-SElegi Puisiku Untuk Iza

Prosa

HILANGNYA GITA

Maafkan aku, yang mulia. jika , aku tak becus bercerita. Dan kabulkan satu saja permohonanku, berikan aku hadiah terbesar berupa ilmu.

Jadi, begini Tuan:

Cerpen : Pulang

Masih saja hujan turun hari ini, dan mendung masih belum enggan untuk pergi dari kedudukannya. Jarum jam di arloji mungilku sudah menunjukkan pukul empat sore, tapi aku masih saja belum bisa keluar dari perpustakaan kecil ini.

Satir senja

Masih tetap dalam bayangan masa lalu, Aku menatap wanita berambut pirang itu tanpa mempedulikan seorang anak kecil yang menggenggam erat tangannya.

Dua Misteri Terbesar Sphinx

Aku menganggap serius semua kisah cinta yang pernah dikisahkan kepadaku.
Aku menghormati semua cinta yang digambarkan dalam kisah-kisah yang diceritakan untukku.

KAWAH CANDRADIMUKA

dimuat di Solopos, 23 Agustus 2014


DALAM BIMBANG

 

Kesalahan Semut Hitam (Cerpen)

Belajarlah dari para perajurit semut hitam yang gagah berani itu.

TAPAL BATAS

      T A P A L  

Antara Cinta dan Hawa Nafsu

Al-Hasan Al-bashry menuturkan, ada seorang wanita pelacur yang sangat cantik, tak seorang pun yang mampu menandingi kecantikannya. Siapa yang mau menjamahnya, maka dia harus membayar seratus dinar. Ceritanya ada seorang pemuda yang sempat memandang wanita pelacur itu dan hatinya langsung tertawan padanya. Lalu dia pergi, bekerja dengan giat, menabung hingga mencapai seratus dinar.

Keluarga Manusia (Cerpen)

           “Namaku Ianton Adiguna. Seperti teman-teman yang lain, “Adiguna”, nama belakangku ini dari nama seorang ayah, dia adalah seorang yang baik, dia pengacara, sedikit yang aku tahu tentang dia. Istrinya sangat bangga dengannya. Ibuku bernama Mira Putriawan L., itu yang aku lihat di KTPnya. Dan tentu saja ada Adiguna dibelakangnya.

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler