Skip to Content

TAQIN MAJID ǀ FIKSI ǀ CITA-CITA

Foto taqin majid

Usai bertahun-tahun merenung dan sesekali menulis yang dianggapnya sekedar latihan, Singkek memutuskan menjadi penulis secara temenanan. Ketika ia hendak menulis yang dianggapnya bukan lagi latihan, tiba-tiba, entah dari mana, sesuatu semacam ilham menekan jiwanya begitu dalam. Menulis hanyalah cara merumuskan semesta. Begitu semesta terumus dalam kata, kata-kata pun pergi, membiarkan makna bersuara, murni tanpa kata. Pemahaman ini, terlepas dari bagaimana cara Singkek memahami, entah kenapa, membuat diri Singkek bertahun-tahun setelah kejadian itu tak pernah menulis satu pun kata. Meski demikian, ia selalu yakin bahwa dirinya adalah seorang pujangga.

 

(Taqin Majid_GALERI Workshop, 11.04 : 1/8/16)

Komentar

Tulis komentar baru

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler