Dalam hitamnya malam
tangisan bocah lapar
pecahkan jendela hati
Di pinggiran jalan
dalam keramaian
dan dalam kesunyian yang mencekam
menjadi tempat peristirahatan
Ketika kaki melangkah
tampak jelas
tangisan bocah lapar
ditetek ibunya
Tidur beralaskan
wajah seorang pemimpin
dan berselimutkan sampah
Seakan pesan hitam
dari hidup yang resah
Bandar Lampung, 08 Desember 2011

Komentar
Pangeran Kata
Pangeran Kata suka ini puisi bergambar berjudul KaKu singkatan Kaum Kusam. Pangeran Kata pikir gambar dan tulisan menyentuh perasaan, dalam. Bung Tio memang pujangga. Jaya!
Terimakasih Banyak Untuk PANGERAN KATA
Terimakasih Bung.
Oya, Bagaimana dngn puisi tersebut? Kira-kira pesannya sampai kepada pembaca tidak ya?
Pangeran Kata
Pangeran Kata pikir kedalaman puisi Bung Tio disampaikan dengan diksi yang sederhana, jadi pesannya pasti sampai. Pangeran Kata angkat gelas buat Bung Tio untuk kalimat ini:
Tidur beralaskan
wajah seorang pemimpin
dan berselimutkan sampah
OK
Ok Bung. Terimakasih. Saya pikir, saya masih perlu banyak belajar lagi tentang dunia puisi.
Tetap berkarya Untuk PANGERAN KATA.
permisi mas
saya benci membaca puisi ini,
sebab air mata yang tak semustinya jatuh musti tumpah malam ini
sungguh mengharukan membaca puisi kang tio,
sekaligus menjijjikkan, saat ingat para pemimpin yg berselimutkan sutera
sedang rakyatnya berselimut sampah ditengah malam yg resah
saluut !!
MONGGO MAS TEGUH
Yah, begini lah keadaannya yang ada.
Yah, begini lah kepincangan negeri kita.
Yah, begini lah keadaan yang pincang.
Terimakasih banyak untuk MAS TEGUH.
MARI BERKARYA
wwwwwwwaaaaaaahhh .. good job
wwwwwwwaaaaaaahhh .. good job bwt lo yo ..
teruskan karya mu yo
Terimkasih Alfi NB
Insyaallah :)
hmm
S E S U A T U U !!
SAAAh
Penggemar Syahrini
Tulis komentar baru