Skip to Content

Konspirasi Babi-Babi

Foto khardiansyah

KONSPIRASI BABI-BABI

Pudarlah elegi tentang omong kosong..
Cinta, suka, damai dan kemunafikannya..
Harmonis tak berada di kolong langit..
Asa-asa hanya sekedar fiksi belaka..
Bangkai-bangkai busuk berserakan..
Dari pucat pasi hingga membiru..
Yang ada hanya sakit, benci dan hina..
Dan Toleransi seperti klise di malam hari..
Kita berjuang hingga mati-matian..
Lalu kita terbuang dan dimatikan..
Konspirasi tolol di gubuk sama reot..
Untuk apa, siapa dan di mana?
Begitulah diskusi perserikatan babi-babi..
Ada kamu, aku, dia, dan mereka..
Lalu kalian hingga berujung pada kita..
Sama rata dalam kerakusannya..
Dan begitu hina di mata Tuhan..
Inilah cinta berkiblat menuju surga..
Menempuh jalan dengan angkat senjata..
Yang tak lebih dari idiot bermuka dua..
Menggenggam satu sama lain tak lebih dari tahayul..
Kesombongan nan abadi hingga hari berakhir..
Mari mati, mari tutup hidung dan sama menjinjing..
Menjinjing bangkai kerabat dan diri sendiri..
Biarlah langit yang berbicara banyak..
Hingga turunlah hujan beserta keindahan dalam kedamaiannya..
Jakarta, 20 Agustus 2

Pudarlah elegi tentang omong kosong..

Cinta, suka, damai dan kemunafikannya..

Harmonis tak berada di kolong langit..

Asa-asa hanya sekedar fiksi belaka..

 

Bangkai-bangkai busuk berserakan..

Dari pucat pasi hingga membiru..

Yang ada hanya sakit, benci dan hina..

Dan Toleransi seperti klise di malam hari..

 

Kita berjuang hingga mati-matian..

Lalu kita terbuang dan dimatikan..

Konspirasi tolol di gubuk sama reot..

Untuk apa, siapa dan di mana?

Begitulah diskusi perserikatan babi-babi..

 

Ada kamu, aku, dia, dan mereka..

Lalu kalian hingga berujung pada kita..

Sama rata dalam kerakusannya..

Dan begitu hina di mata Tuhan..

 

Inilah cinta berkiblat menuju surga..

Menempuh jalan dengan angkat senjata..

Yang tak lebih dari idiot bermuka dua..

Menggenggam satu sama lain tfak lebih dari tahayul..

Kesombongan nan abadi hingga hari berakhir..

 

Mari mati, mari tutup hidung dan sama menjinjing..

Menjinjing bangkai kerabat dan diri sendiri..

Biarlah langit yang berbicara banyak..

Hingga turunlah hujan beserta keindahan dalam kedamaiannya..

 

Jakarta, 20 Agustus 2014

Komentar

Foto Ilham pasawa

Mantap karyamu kak,

Mantap karyamu kak,

IP.96

Tulis komentar baru

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler