Skip to Content

Sembunyikan Waktu

Bayangmu yang menyapaku dalam setiap malam.

membuat hati menjadi risau karena rindumu.

ku tuliskan goresan pena untuk memanggil namamu.

PUISI-PUISI SRI WINTALA ACHMAD

 DALAM SEMBAYANG

 

Melolongkan doa seperti srigala

Atas arakan awan tipis di bawah purnama

Mungkin Aku Lupa

Aku mungkin lupa

dimana ku simpan aroma hujan

yang kau beri pada ku waktu itu

Juga warna mata dan rona senyummu

 

damai

kedamaian

keheningan malam takkan pernah menghilang.

sunyi, merambat pada jiwa yang sendiri.

annisa rizka roselinaSembunyikan Waktueswa achmadPUISI-PUISI SRI WINTALA ...
Mega Dini SariMungkin Aku Lupaannisa rizka roselinadamai

Karya Sastra

DI ALTAR PEMEDAL AGUNG

Langit  terdiam memainkan masa silam

menatap sunyi para leluhur

diantara bongkahan patung patung

dan lumut lumut yang tertahan

DAUN MANGGA

Melihatmu
seperti aku kembali pada hijau yang tertendang 
di dalam gedung berkardus-kardus
riuh dengan celoteh pekerja perempuan 

Dua Ratus Kalimat Cinta untuk Mey

Lantunan ayat-ayat cinta itu kembali hadir dalam kemarau hatiku yang kian gersang, dua ratus ayat cinta itu menggantikan sembilan puluh delapan harapan yang hanya menjadi kenangan yang kian menyesakkan. Kini seratus dua harapan baru telah menjemputku untuk menjadi wanita yang paling sempurna setelah jubah hitam sempat menyelimutiku saat aku merasa benar-benar rapuh.

KETIKA POLITISI BERPUISI

ketika politisi berpuisi

alih alih orasi

caci dan maki

ujung jalan kita

akan kutemukan kau diujung jalan ini

jalan yang sedang kulalui

jalan yang kau lewati

Malady of The Soul

Kepada Alanna,


19 tahun berlalu,

dan sebuah pertanyaan abadi membawaku padamu :

SEPOTONG BULAN

C I N T A

Aku membiarkannya selalu teringat

mengucapkan namanya di luar kepala

merawatnya sambil mencabik-cabik hari

lalu kita mewarnai senja dengan

derai tawa dan

Di Satu Pojok Dago

Dinding kokoh berwarna dingin

dengan baris ornamen kayu 

lampu-lampu etalase

yang setia nyala

rak-rak dan kaca-kaca besar

dan sepatu-sepatu

Hari itu di lembar pertamaku

Sapuan tipis jingga di bibir cakrawala

Sambut ceria sebuah mimpi

Embun pagi tak lupa usap debu semalam

Hingga tak satupun noda kotori beningnya pagi

 

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler