Skip to Content

Mungkin Aku Lupa

Aku mungkin lupa

dimana kusimpan aroma hujan

yang kauberi padaku waktu itu

Juga warna mata dan rona senyummu

 

Renjana

Renjana

Oleh Iyus Yusandi

 

senja kini

lembayungmu tak ronakan semburat jingga

Sajak Ombak

Ada yang ingin disampaikan ombak

melalui gulungannya

sesuatu yang ingin ia ceritakan

bersama deburan

tapi, selalu tertahan di bibir pantai

Perempuan Jalang

PEREMPUAN JALANG, 1

 

Di perempatan kota, sepasang mata jalang menyala

senyum-senyum mungilnya hangus terbakar tanduk-tanduk kerisauan

Mega Dini SariMungkin Aku LupaIyus YusandiRenjana
kesaSajak OmbakJoan UduPerempuan Jalang

Karya Sastra

Meracun Hati

Meracun Hati

 

Seperti awan bergelayut risau

Menggelapkan cahaya alam

dalam siang namun kelam

Sehingga menakutkan langkahku menujumu

 

Akhirnya

Dalam pengembaraannya 

Akhirnya puisiku menemukan dirimu 

Dan ia tak lagi mau pulang 

Yang semalam ku terjang 

 

Aku ingin

Aku ingin menjadi huruf huruf 

Dibuku yang tengah kau baca 

Menangkap matamu 

Dan memenjarakanmu didalamnya 

 

Aku sambut

Aku sambut aroma pagi 

Di penhujung malam 

Menanti hari 

Berjumpa mentari 

 

Mengingatkan satu tahun 

Sang mentari

Bahagia kurasakan 

Berkedip tak ku lakukan 

Hanya melotot tak teralihkan 

Melihat paras anggun 

;sang mentari 

 

Samar

"Mentariku samar samar 

Hingga menghilangkan nuansa itu"

 

#14OKT19

Silahkan saja

Kejarlah inginmu 

Jika menurutmu itu yang paling benar 

Dan; pesanku hati hati untukmu 

 

Sayapmu tak akan ku patahkan 

Iri aku

Tak sengaja, 

Mataku membesuk 

Kau dengannya 

 

Retak tapi bukan cangkir

Berantakan tapi bukan lemari 

Cinta

Sesuatu yang tak terlihat

Tetapi dapat dirasakan

Sesuatu yang tak bisa digambarkan

Tetapi bisa ditafsirkan

Perasaan ini kadang berlalu

Rembulan

Senjamu telah berlalu

Kini sang surya mulai menghilang

meninggalkan langit yang biru ini

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler