Skip to Content

SEPUCUK SURAT BUAT PARA CALEG

Foto Henth Ajo Leda

Ku tulis surat  ini kala hujan gerimis                        

Di saat musim menjelang pemilu

Jejari  kaki calon wakil rakyat

mengcengkeram jalanan kota yang mengusang

Dengan Senyum berpongah-pongah

Menjarah semua suara rakyat dengan kebohongan

Lalu membawa pergi mahkota keadilan.....

 

Ku  tulis surat  ini kala senja menjemput gelap

Kegelapan demokrasi  Pada musim politik

Dikala Cadar kabut bencana menyelimuti rakyat

Ketidakadilan terus merayap

Suara rakyat di persimpangan jalan

Demokrasi di dalam tong sampah....

 

Ku  tulis surat ini

Kala  karsa tak lagi bernyawa

Saat rakyat tak lagi bersuara

Karena Di desa-desa

“Mayat  hidup” tak terurus

Lemah tergeletak di atas ladang

Dengan Senyum usang dibibir mereka....

 

Sementra Di kota-kota

Anak “terlantar” berpeluh dijalan raya

Di atas meja-meja kekuasaan

Para pejabat berpesta

Meletakan peraturan dalam selokan

Dan Kantung-kantung mereka menumpuk hingga langit

 

Ku  tulis surat  ini kala langit menangis

Berduka atas kematian demokrasi

Tetesan air mata ketidakadilan jatuh tertumpah

Bercumbuh dengan dedaunan

Bersetubuh dengan tanah dan batu karang

Mengalir dalam muara kehidupan

Yang penuh dengan ironi....

 

Dan sampai detik ini

Demokrasi dan keadilan

Mati dalam kuburan.......!!!

 

 

Penghujung Februari 2014

Serambi Rumah, menunggu senja

Komentar

Tulis komentar baru

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler