Skip to Content

Mungkin Aku Lupa

Aku mungkin lupa

dimana kusimpan aroma hujan

yang kauberi padaku waktu itu

Juga warna mata dan rona senyummu

 

Renjana

Renjana

Oleh Iyus Yusandi

 

senja kini

lembayungmu tak ronakan semburat jingga

Sajak Ombak

Ada yang ingin disampaikan ombak

melalui gulungannya

sesuatu yang ingin ia ceritakan

bersama deburan

tapi, selalu tertahan di bibir pantai

Perempuan Jalang

PEREMPUAN JALANG, 1

 

Di perempatan kota, sepasang mata jalang menyala

senyum-senyum mungilnya hangus terbakar tanduk-tanduk kerisauan

Mega Dini SariMungkin Aku LupaIyus YusandiRenjana
kesaSajak OmbakJoan UduPerempuan Jalang

Puisi

Asa Terpuruk

untaian indah kata yang tersusun
hiasi ruang imajinasimu
slalu...dan slalu terinspirasi tanpa ampun
sendu, merdu...menggebu

_

 

sendu tak mampu mengayuh awan
merdu mendayu hanya membuat rindu
teriak menggebu hasrat tertahan
ketika khayal api menderu cumbu

Gambaran Zaman

Batang mengurat membentang

Dada jilati kemesuman zaman

Liur jinak melumuri bibir hitam

Ronta-ronta hiasi aroma keringat

*

Wuih........! Gambaran Zaman

Musnah Sakral Hubungan

Menggilas kehormatan 

Dengan Roda Kesombongan

*

Kapan lalu zaman ini

Memoles hitam jadi putih

Yang akan tebar kebajikkan

Di jalan ini  bertopang generasi

on behalf of Justice

shaken the play half round

Resah

Karya Selsa


Aku  ingin  berlari

Dari bayangmu

Yang senantiasa menghantui setiap jejak langkahku

Aku   ingin  berlari

Dari bayanganku sendiri

Karna kuresah tak bisa menghapus namamu dari jiwaku

Aku terpuruk

Dalam penantian cinta yang tak bertepi

Angkara Bisu

Gelegak nafas benturkan jiwa

Koyak sembilu hati tersayat

Membuncah letupan murka

Kobar perih nan sendu haru

Gulirkan tetesan bening tersekat

Redamkan pilu mencacah luka

Hingga dendam tersibak kelam

Tanda Tanda Tanya

Tanya Tanda Tanya

 

Dimana ?

 

Surga,

Neraka

Untuk siapa ?

Dimana ?

Penciptanya ?

 

 

~o0o~

---------------------------------------------------------------

 

Surga Di Telapak Kaki Ibu ?!

 

ibu tergantung

ubun-ubun mencium bumi

panas menjilat hingga permukaan langit

tiada, tiada

arang,

debu,

putih,

hitam

dipeluk bayu

ning

?

 

 

~o0o~

----------------------------------------------------------------

 

Jawab Pertanyaanku, Wahai Malaikatku

Akhir perjalanan

puntung nafas tinggal sedepa

sesak meneror asupan hawa

belenggu dengki kian bersemayam

~

coretan tapak-tapak langkah jalan

seakan tuntas memaksa kebatas titik

sisa yang tak mampu lagi terselesaikan

sampai batas bersujud usia

Sebuah Tanya

tertindas angin air mata darah meleleh

saat sangkakala gelak senyum terbahak

desiran leceh kian membuat dada dahaga

dari segala sengat mayat-mayat durhaka

~

kemana akan menimang neraka maya

bagai renda dari hujat kelambu kafan

kalau nafas sudah di luar dinding raga

rukuklah agar hati dan isi kepala setara

ini bukan puisi seperti yang kau kira

kepala sarat akan sampah, selalu sembunyi berkelit ditulang ekor

otak impoten teriak lantang seakan tak berbudi

mata mesum gairah akan hak sesama

leher jangkung gila sebutan

pundak amanah pemikul dosa

dada busung lambang keangkuhan

perut membuncit kenyang upeti

paha pengumbar nafsu keduniawian

kaki penginjak bumi tak berdaya, penghilang jejak

kuku-kuku kaki dan tangan cakar mempertahankan bukan tanah warisan

 

jeritkan dalam kesudraan

Amnesia

Hah…begitu tololnya aku,

itulah mingkin yang ada dibenak temanku belajar.

mengapa menjadi amnesia

tak semudah di cerita sinetron,...

ingin lupa...
lupa siapa aku...
lupa siapa kamu...
lupa siapa kita...
karena tak mau lagi ada kita

antara aku dan kamu...
cukup aku saja...
cukup kamu saja...
dan kenangan biarkan tandas,..
ahhh…betapa ingin amnesia saja...

~

dan…

tak ingin aku mengenalmu apalagi

untuk apa mengenal diri sendiri

biar, biar cukup amnesia

aku lupa aku

kamu lupa aku?

~

cukup aku saja…

cukup kamu saja…

gersang rinduku bersama amnesia

mungkin disini ada remah kenikmatan

dibalik amnesia, tuk lupakan kamu

~

ha ha ha enyahlah kau bedebah

~                     

dasar kau setan

~

Kolaborasi Desi & Wongka (Bangts)

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler