Skip to Content

Sajak Ombak

Ada yang ingin disampaikan ombak

melalui gulungannya

sesuatu yang ingin ia ceritakan

bersama deburan

tapi, selalu tertahan di bibir pantai

Perempuan Jalang

PEREMPUAN JALANG, 1

 

Di perempatan kota, sepasang mata jalang menyala

senyum-senyum mungilnya hangus terbakar tanduk-tanduk kerisauan

Sembunyikan Waktu

Bayangmu yang menyapaku dalam setiap malam.

membuat hati menjadi risau karena rindumu.

ku tuliskan goresan pena untuk memanggil namamu.

Mungkin Aku Lupa

Aku mungkin lupa

dimana kusimpan aroma hujan

yang kauberi padaku waktu itu

Juga warna mata dan rona senyummu

 

kesaSajak OmbakJoan UduPerempuan Jalang
annisa rizka roselinaSembunyikan WaktuMega Dini SariMungkin Aku Lupa

Puisi

Sebuah Kota yang Terluka

1

Aku ingin menyusuri suaramu

Di lintasan musim yang kusut,

Di tahun-tahun yang ribut,  

Di antara jalanan yang semerawut,

KEPADA PUISI DAN SEGALA YANG DIRAHASIAKANNYA

1

Mencintaimu

Pohon-pohon tumbang dari dadaku

Daun-daun rontok  menyalakan api

Pagi-pagi sekali. Orang-orang kehilangan diri.

Pada Petang

Pada Petang yang meninggalkan bercak-bercak itu

Wajahmu menyerupai ribuan kunang-kunang

Gambar Pemandangan dari Seorang Bocah

Dua bukit kembar yang asing

Menarik kedua bola mataku

Getar-getar kasmaran  menidurkan kesadaranku

Kumasuki hasrat musim yang hijau

Di Terminal Jombor

Ketika kutemui kau untuk kesekian kalinya

Udara semakin panas dan mengeras di perutku

Tak bisa kumaknai arti dari sebuah keberangkatan atau kepulangan

Langit Kelabu

1

Mengapa harus ada bintang yang jatuh

Segala permohonan beriring pada garis cahayanya yang lurus

Pohon dan rumput mengirim pesan padaku

Nyanyian Cinta Dan Kesunyian

1

Pada murung fajar satu nyanyian cinta

Tiba-tiba menggema dalam ruang sunyi pertapaanku

Bulir-bulir embun menghardik rerumputan liar yang tertidur dalam dadaku

Doa Malam hari

Pada lengkung langit yang hitam kulihat kedua bola matamu menyala

Bagai kunang-kunang yang terbang di sepanjang lorong sunyi

Detak jantungku memanggil-manggilmu

Kamar Langit yang Jingga

Di genangan matamu

Kulihat kupu-kupu menabur mimpi-mimpi malam

Bunga-bunga merah

Bercahaya pada lengkung bibirmu

Seperti halnya sihir

Ke Dunia yang Terjauh

Langit yang merah melengkung di bibirmu

Sayup-sayup suaramu mengepakkan sayap pada khayalan yang jauh

Dalam pikiranku

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler