Skip to Content

Mungkin Aku Lupa

Aku mungkin lupa

dimana kusimpan aroma hujan

yang kauberi padaku waktu itu

Juga warna mata dan rona senyummu

 

Dua Ratus Kalimat Cinta untuk Mey

Lantunan ayat-ayat cinta itu kembali hadir dalam kemarau hatiku yang kian gersang, dua ratus ayat cinta itu menggantikan sembilan puluh delapan harapan yang hanya menjadi kenangan yang kian menyesakkan. Kini seratus dua harapan baru telah menjemputku untuk menjadi wanita yang paling sempurna setelah jubah hitam sempat menyelimutiku saat aku merasa benar-benar rapuh.

Sembunyikan Waktu

Bayangmu yang menyapaku dalam setiap malam.

membuat hati menjadi risau karena rindumu.

ku tuliskan goresan pena untuk memanggil namamu.

Mega Dini SariMungkin Aku LupaHidayatul KhomariaDua Ratus Kalimat Cinta ...
Ag. Andoyo SulyantoroPuisi2 Ag. Andoyo ...annisa rizka roselinaSembunyikan Waktu

Karya Sastra

HATIKU NYUNGSEP DI COMBERAN (Dua)

Tak mungkin mencurahkan kegelisahan jiwa, pada Ibu yang tak mengurus dan tak bersahabat dengan putranya. Juga tak mungkin berkeluh kesah pada ayah, yang datang hanya sesekali, dan kunjungannya yang hanya sesaat, sebatas memenuhi kewajiban, memberi uang.

HATIKU NYUNGSEP DI COMBERAN (Satu)

Bukan hanya Gayus yang hanya staf dan baru lima tahun bekerja, bisa cepat kaya raya. Atasannya yang sudah lama bekerja dan dengan ketinggian pangkatnya, boleh jadi, bisa lebih Gayus dari Gayus? Dan, tak di instansi pajak saja. Di Bea cukai dan instansi pemerintah lain nya, juga banyak Gayusnya.

PAIJO KESERIMPET RINDU

KETIKA PAIJO KESERIMPET RINDU

pita merah dikerah dracula

waktu kita dihantam badai , siapa yang benar benar menolong kita sayangku ?? teman teman kita ?? kita yang selalu mengharapkan itu , tapi ternyata itu tidak terjadi .
saya mengajakmu untuk selalu kuat , berani dan belajar untuk selalu membela , setiap hari adalah kita .

Dear You:

Toh, kamu dewa. Aku manusia. Aku tak akan pernah bisa melayang terbang, meskipun telah keras belajar. Akupun tak akan pernah bisa merubah rupa, meski topeng, kupahat dan kuseka-seka di atas muka. Kita berbeda, Dewa. Bila memang terus kupaksa, mungkin hanya membuat luka. Oh Sang Hyang Widhi,??? Apakah kaupun mengetahui??? Rindu dendamku memuncak di pucuk benci?

Separuh Jiwa

peristiwa 30 september

PERISTIWA 30 SEPTEMBER
May 11, 2012 at 2:40am 

 Terbit di Jambi Independent tanggal 20 Mei 2012

Oleh: Rika Ariyani

 

PELANGI

“Pelangi!! Ayo kesini! Hujannya lumayan deras nihh! Nanti sakit loh!” teriakku sekencang – kencangnya ke arah Pelangi yang dari tadi mengincar air hujan yang berjatuhan. “ Bentar donk! Lagi seru main sama air nih! Lagian kalo disitu nanti kita ga bisa lihat pelangi tau!” balas pelangi dari kejauhan. Aku segera mendatanginya.

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler