Skip to Content

Mungkin Aku Lupa

Aku mungkin lupa

dimana kusimpan aroma hujan

yang kauberi padaku waktu itu

Juga warna mata dan rona senyummu

 

Renjana

Renjana

Oleh Iyus Yusandi

 

senja kini

lembayungmu tak ronakan semburat jingga

Sajak Ombak

Ada yang ingin disampaikan ombak

melalui gulungannya

sesuatu yang ingin ia ceritakan

bersama deburan

tapi, selalu tertahan di bibir pantai

Perempuan Jalang

PEREMPUAN JALANG, 1

 

Di perempatan kota, sepasang mata jalang menyala

senyum-senyum mungilnya hangus terbakar tanduk-tanduk kerisauan

Mega Dini SariMungkin Aku LupaIyus YusandiRenjana
kesaSajak OmbakJoan UduPerempuan Jalang

Karya Sastra

KABAR DI GODEAN

 

Angin senja mengelus dedaunan mangga

Membawa kabar senja lelaki tua

Duduk berteduh di bawah rimbun daun

TETAPLAH ENGKAU

tetaplah engkau dalam jalan sadar dan benar

karena aku telah mendengar suara yang menggelegar

TAKDIR

Muhammad milikMu

Abu Lahab milikMu

Musa MilikMu

Fir’awn milkMu

SITI GAENAM

Aku bercumbu denganmu setiap datang Kamis malam

Aku berucap atas namaNya sebelum kau kubelai mesra

MENIMANG RINDU KUNTUM MELATI

Pagi siang sore senja aku menimang rindu

Pada hijau  pada putih dan pada tangkai yang lentik

NAMAMU NAMAKUKAH

Engkau mengubah pelukan menjadi dekapan nan halus lembut

Di sekujur tubuh kasarku terasa betapa indahnya nafas hayat

SETANGGI PUJA PUJI

burung-burung di antara merah senja

mengepakkan sayap sebagai doa

dan syukur telah bisa mengangkasa

burung-burung tak pernah memimpikan

TAFAKUR MALAM

sepi telah merenggut siung nyali

gelap menjadi opera yang menakutkan

KISAH BOCAH INGUSAN

Air mata yang telah lama kusimpan

Akhirnya titik jua membasahi pelupuk

Ini air mata telah lama kutahan

ROMBONGAN PINTADOH

Berbekal harapan dalam pikiran yang menjelma jadi lagu-lagu suci

Berbekal harapan dalam perasaan yang menjelma jadi baca ulang jutaan kali

Sindikasi materi

Bookmark



Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler