Skip to Content

Sembunyikan Waktu

Bayangmu yang menyapaku dalam setiap malam.

membuat hati menjadi risau karena rindumu.

ku tuliskan goresan pena untuk memanggil namamu.

Mungkin Aku Lupa

Aku mungkin lupa

dimana kusimpan aroma hujan

yang kauberi padaku waktu itu

Juga warna mata dan rona senyummu

 

Dua Ratus Kalimat Cinta untuk Mey

Lantunan ayat-ayat cinta itu kembali hadir dalam kemarau hatiku yang kian gersang, dua ratus ayat cinta itu menggantikan sembilan puluh delapan harapan yang hanya menjadi kenangan yang kian menyesakkan. Kini seratus dua harapan baru telah menjemputku untuk menjadi wanita yang paling sempurna setelah jubah hitam sempat menyelimutiku saat aku merasa benar-benar rapuh.

Sajak Ombak

Ada yang ingin disampaikan ombak

melalui gulungannya

sesuatu yang ingin ia ceritakan

bersama deburan

tapi, selalu tertahan di bibir pantai

annisa rizka roselinaSembunyikan WaktuMega Dini SariMungkin Aku Lupa
Hidayatul KhomariaDua Ratus Kalimat Cinta ...kesaSajak Ombak

Karya Sastra

Berhenti

Berhenti

 

Aku berhenti

Aku berhenti

Aku berhenti

 

Karena tampak lebih baik lagi jika berhenti

Sudah lama aku tersakiti

Waktu Satu Bulan

Waktu Satu Bulan

 

Aku ingat ketika ia berkata "Satu bulan ini adalah waktu untuk berpikir"

Tidak memengaruhi apapun

Tidak mengubah apapun

Kesemuan Nyata

Kesemuan Nyata

 

Tubuh dan jiwa tak menyatu

Bagai berada di lorong waktu

yang berbeda 

 

rindu

rindu

 

ibu

ayah

kaka

aku rindu

 

rindu

diujung

langit 

biru

 

aku rindu

Adaptasi

Adaptasi

 

Kala terbuat ego jadi empati

Kala tergerogoti prinsip jadi ilusi

Bukan sebuah ekspektasi

Namun telah berubah jadi realisasi

Perspektif

Perspektif

 

Andai bisa ku larung sepi

Menjelang Ultahku

MENJELANG ULTAHKU

Rintik.......

      Gerimis.........

Mencari kado untuk teman kawanku!

Hujan...........

Aku

Kubilang jangan peduli

Nyatanya ia peduli

Kubilang percaya diri

Nyatanya ia tak percaya diri

Kubilang lupakan

Nyatanya ia ingat

AKU MEMANG LELAKI SETIA

Aku akan setia Yang, setia sampai mati

Setia mengingat dada kenyalmu dahulu, sungguh

Meski nyatanya kini

Sindikasi materi

Bookmark



Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler