Skip to Content

Sajak Ombak

Ada yang ingin disampaikan ombak

melalui gulungannya

sesuatu yang ingin ia ceritakan

bersama deburan

tapi, selalu tertahan di bibir pantai

Perempuan Jalang

PEREMPUAN JALANG, 1

 

Di perempatan kota, sepasang mata jalang menyala

senyum-senyum mungilnya hangus terbakar tanduk-tanduk kerisauan

Sembunyikan Waktu

Bayangmu yang menyapaku dalam setiap malam.

membuat hati menjadi risau karena rindumu.

ku tuliskan goresan pena untuk memanggil namamu.

Mungkin Aku Lupa

Aku mungkin lupa

dimana kusimpan aroma hujan

yang kauberi padaku waktu itu

Juga warna mata dan rona senyummu

 

kesaSajak OmbakJoan UduPerempuan Jalang
annisa rizka roselinaSembunyikan WaktuMega Dini SariMungkin Aku Lupa

Karya Sastra

Dua Ratus Kalimat Cinta untuk Mey

Lantunan ayat-ayat cinta itu kembali hadir dalam kemarau hatiku yang kian gersang, dua ratus ayat cinta itu menggantikan sembilan puluh delapan harapan yang hanya menjadi kenangan yang kian menyesakkan. Kini seratus dua harapan baru telah menjemputku untuk menjadi wanita yang paling sempurna setelah jubah hitam sempat menyelimutiku saat aku merasa benar-benar rapuh.

Renjana

Renjana

Oleh Iyus Yusandi

 

senja kini

lembayungmu tak ronakan semburat jingga

KETIKA POLITISI BERPUISI

ketika politisi berpuisi

alih alih orasi

caci dan maki

PUISI-PUISI SRI WINTALA ACHMAD

 DALAM SEMBAYANG

 

Melolongkan doa seperti srigala

Atas arakan awan tipis di bawah purnama

Puisi-Puisi Masterpiece 2 Asrul Sani Abu

17. Kediaman Impian

Hamparan rumput hijau dan pepohonan rindang

Hamparan sungai yang mengalir jernih

Hamparan bukit yang menghijau, memanggil.

 

Puisi Masterpiece Asrul Sani Abu

 

01.Maha Karya

Maha karya nan abadi

Dari segalanya untuk segalanya

Semua terhubung dengan semua

Dari awal hingga akhir

 

Puisi: Sang Guru

Sang Guru

 

Guruku yang kusayangi.

Engkau bagaikan ayah ibuku.

Mengajar dengan cinta

Memberi dengan rahmat.

 

Guruku yang penyayang.

Mengajar tanpa lelah

Memberi ilmu dengan ikhlas

SELAPIS BUMI TUJUH LAPIS LANGIT

 

kesatu Ngit, permisi, numpang lewat, aku ingin melihat dari sini

Eit, tidak bisa, ayo balik lagi, ini langitku, bukan langitmu

SALAMUN ALAYKA YA KH

Bahasa cintamu tampak pada wajah pucat
Kemudian memerah bara pada butiran keringat
Tak ada tulisan tak ada bahasa tersurat 

Sindikasi materi

Bookmark



Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler