Skip to Content

Aksara Cinta dan Lafal-lafalnya

bu'

aku terbelenggu dalam pikirku
hati bilang kemana
tapi raga enggan untuk melangkah
ku sisiri jalan kota
yang penuh dengan nuansa hikmah
menjalani mutiara-mutiara perspektif

BUIH OMBAK

Dan,suatu hari aku bertanya

Pada diriku yg tak henti berjalan

Apa yg ku cari,?

Rumahku?kebebasanku?,hidupku?,,

Atau cinta dan kekuatanku

 

SEPI INI

Malam dingin menusuk kalbu 

Hembuskan nafas berlalu

Kutarik lagi hingga terasa sahdu

Dada ini masih sesak mengadu

 

Layangkan pandangan membisu

TERKENANG PILU

Irama hati bertabu rindu

Petikan cinta di sela-sela lembaran malam

Mengiringi simponi nafas yg terengah-engah

Jantung berdebar-debar

Dan mata yg gemetar

Dear You:

Toh, kamu dewa. Aku manusia. Aku tak akan pernah bisa melayang terbang, meskipun telah keras belajar. Akupun tak akan pernah bisa merubah rupa, meski topeng, kupahat dan kuseka-seka di atas muka. Kita berbeda, Dewa. Bila memang terus kupaksa, mungkin hanya membuat luka. Oh Sang Hyang Widhi,??? Apakah kaupun mengetahui??? Rindu dendamku memuncak di pucuk benci?

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler