Skip to Content

cinta

Aku

Kubilang jangan peduli

Nyatanya ia peduli

Kubilang percaya diri

Nyatanya ia tak percaya diri

Kubilang lupakan

Nyatanya ia ingat

Rumit

Kamu itu rumit
Kamu juga rumit
Kamu adalah aku
Aku adalah kamu
Kamu aku adalah kita
Kita yang rumit

Cahayaku

Pada apa yg telah Allah tetapkan kebaikan padanya.

Makaku berharap cahaya itu mampu menerangi gelapnya ruang-ruang kosong

Ilalang Menusuk Bulan

Malam itu hujan memang tidak datang

Tapi tetap saja dalam batin ada petir bersahutan

Kuhirup udara yang kuharap dapat melegakan

Tapi tetap saja malam tidak dalam senang

KEEGOISAN CINTA

mak, aku ingin berenang di merah rahimmu.

rahim kemurnian. lagi.

seorang wanita seperti dirimu

yang kutemukan setelah kau,

bergumul dengan merah rempah

Kehilangan

Kepada engkau yang telah memilih pergi, datanglah sejenak ke kepalaku, berlarut-lar

Patah Arang

Dibawah gemawan yang menelurkan untaian rinai,

aku memilih pasrah sampai kuyup

dari segala hingar yang menggelayuti,

dari segala bingar yang menjejali.

Akhir Januari

Tetibanya aku di penghujung bulan.

Berdiri di bumi yang begitu basah.

Bukan sebab hujan yang berguguran sepanjang jalan

Lupakan

Tak bisa ku ingat. Rangkai demi rangkai kata. Hari demi hari. Ketia itu bersamamu. Sejenak semuanya hening. Tak ada suara nyaring terdengar di telingaku. Engkau pergi. Entah kemana..

Hujan Desember

HUJAN DESEMBER

 

awan

jatuh hati

pada hujan

sore hari

 

Jkt, 30 Desember 2016

 

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler