Skip to Content

Hujan

Saat Hujan Datang

Petrikor menusuk ke hidung hingga peparu

Awan serte merta naik ke tawang

Hujan dan keraguan

Keraguan mengintai sampai pada tetes hujan yang mendiamkan suaraku

Dan kamu masih menggenangi keinginanku

 

Hujan dan sekelumit keraguan

Perang Abadi

Kita

aku tera

kau menjeda

pada sudi atas tadabur

pada rindu yang ku hambur

 

dalam hujan sesaat

dalam hujan sesaat

 

biarkan hujan menari

disaat kurindu pada langkah bersamamu,

seakan rintik kecil tak bersuara

sederhana

Diantara rintik yang kian tak terhenti

Aku merindukanmu

Bukan serbuan rindu yang menderu

Bukan senantiasa terburu seperti rindunya musafir akan kota yang dituju

hujan januari

Hujan awal januari
mendulang cerita lama
biru langit melepas awan hitam
Telah puas ia mengguyur kesedihan

aku bertandang dengan jiwa kusam

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler