Skip to Content

puisi doa

Gerombolan bersarung peci

Kaki kaki tak lagi menahan

kala letihku paksa hempas tubuhku

layu berkerudung lelah hati dan diri

mencoba menapaki hari demi hari

Tiap darah yg membeku adalah doa ku

Usai sudah rangkaian rasa yg ku pertahankan
Pupus sudah penantian yg ku tunggu di telaga pelabuhan...

Kau akhirnya memilih DIA yg akan menjadi pendamping mu
Kau memilih DIA dari pada aku,

Nafas doa dalam luka

Mengapa semua ini seperti mimpi,kau buat aku menyukaimu,kau berikan cinta,lalu kau tinggalkan diri ku.

Tak Berdaya

::.::

Cukupkah dengan memohon,
Ketika sadar kita manusia lemah,

Sebagai makhluk,
Nurani manusia rindu berkomunikasi dengan-Nya.

Ustadzah Nur

Normal 0

AKU INGIN

aku ingin kau berdoa

untukku yg selalu terjaga

di malam-malam yg gulita

ketika sepi menghentak waktu

aku bersembunyi dari gelap

yg menjelma ragu

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler