Skip to Content

puisi kritik sosial

DAUN MANGGA

Melihatmu
seperti aku kembali pada hijau yang tertendang 
di dalam gedung berkardus-kardus
riuh dengan celoteh pekerja perempuan 

AKU TAK TAHU

aku tak tahu siapa maciavelli di negeri ini

WAJAH KITA

Pesta demokrasi kita

adalah pesta jual-beli suara

adalah pesta bagi-bagi kursi dan meja

 

Pesta demokrasi kita

Tukang Galian

 

 

Mendung tergantung dilangit jakarta,

Dahaga tanah yang merekah

ketika diamku...

ketika diamku,

jangan kau pikir aku tak mengerti...

jangan pula kau kira aku mengikuti apa maumu....

GURU DAN SEKOLAHKU

Gedung tua itu telah muram diterpa zaman

Akan tetapi belum lepas dari sosok dirimu

 

Dari sekolah yang ku tempuh dahulu

SANG PRESIDEN

Saat perubahan dan kebebasan terasa kehilangan arah

dan kita tidak melihat gelombang kemajuan di negri ini

kecuali kemandegan, kebusukan, dan kekacauan di sana-sini

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler