Skip to Content

Puisi Religius

PERJALANAN JAUH

PERJALANAN JAUH
Nukilan : Nambo Mudo

 

Aku coba mengerti

RINDU RAGA

RINDU RAGA

 

Mencari

Jejak sukma

          Hilang

 

Rindu Raga

Kepada sang Pelukis Semesta.

Kepada sang Pelukis Semesta

DOA MALAM

Ya Allah,
Lemparkanlah tubuh lusuhku ke dalam telaga mimpi
Jika aku tak kuat bernafas,
Ulurkan seutas tali jingga
Agar lekas terangkat
Bersama mentari

DOA PAGI

Ya Allah...
Walau aku dinobatkan pencuri seberkas mimpi malam
Namun,
Mataku masih Kau dandanani sebutir embun
Yang bergantung pada penghujung daun

SURAT CINTA UNTUK ADONAI

Adonai...
Meski langit kini tak mencintai pagi
Dengan mendung yang tak memberi sinar mentari dan
Meski langit kini tak mencintai malam
Dengan rinai hujan yang tak memberi wajah bintang dan bulan

DIA BEGITU TULUS

DIA TULUS MENCINTAIMU

Penghuni Surga

Mereka berjalan perlahan dengan pasti

Meliuk kesana kemari sembari menabur puji-pujian suci

Berkidung merdu bak seruling surga yang terdambakan

dengan ayat-ayat indah

Bibit Adam

Rumahku cahaya kerlip kunang-kunang Kun Faya Kun Sperma berlarian ke indung ku menyebar Kun Faya Kun mengalir semerah darah Kun Faya Kun gumpal da

Luar

Sudah lama sekali rasanya berada di luar

Energi tersedot demikian dahsyat

Kurasakan tulang silu

tiap gerik melahirkan rasa sakit

luar biasa.

 

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler