Skip to Content

puisi renungan

WAKTU BERGULIR

Waktu bergulir

jejaknya bagai hamparan laut biru

detik-detiknya bagai rangkaian gelombang

ombaknya merubah segala apa yang dihempasnya

 

SUNSET

Matahari senja di ufuk barat

Cahaya merah jingga memenuhi langit

Aku tenggelam dalam keindahannya

 

Di dalam hatiku, di dalam hatimu

Burung Dalam Sangkar

Burung dalam sangkar ciptakan lagu kehidupan

Meloncat-loncat bahagia akan tatapan manusia

Burung dalam sangkar dipenuhi harapan besar

Ombak-ombak, Aku Tertabrak

Pada pantai yang menangis tersembunyi cahaya manis

Itu kata orang-orang tua agar setia dengan keseimbangan

Suara bising angin penuh kejujuran memaksaku telanjang

INSAN LAUTAN

Di kejauhan sana kulihat ia mengarungi lautan

laut yang birunya menghampar penuh gelora

gelombangnya garang, naik-turun tak henti

ia terus berlayar memintasi ombaknya

KUPU-KUPU DI SUATU SENJA

Angin semilir berhembus

menggoyang lembut pucuk-pucuk pepohonan

seekor kupu-kupu terbang rendah di atas rerumputan

lalu akhirnya hinggap pada tangkai bunga ilalang

BENCANA

sedangkan gunung pun terbangun

dari nyenyak tidurnya

dengan emosi memuncak

AYAM PETARUNG

Seperti ayam petarung, sosok calon presidenku

ketika kompetisi berjalan, ia mulai unjuk aksi

 

segala wajah ditiru

agar bisa mendulang simpati

SENTUHAN CINTA

Cinta 

bisa datang dari mana saja

lalu bersemayam di hati

karena itu ia selalu menjadi urusan hati

 

Ketika cinta tiba-tiba datang

O Negarawan

O Negarawan

engkaulah putra sejati bangsa

yang dilahirkan dari hasil kerja kerasmu

dan perjuanganmu tanpa akhir

 

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler