Skip to Content

W.S. Rendra

Mastodon dan Burung Kondor: Menggamit Ke(tak)adilan yang Mencekik

Mastodon dan Burung Kondor: Menggamit Ke(tak)adilan yang Mencekik

rupaaksara.wordpress.com - Buku yang tak lain tak bukan merupakan naskah lakon teater Bengkel Teater Rendra ini ditulis oleh Rendra dalam rentang tahun 1971-1973 di Jogjakarta.

Drama Komedi: Orang Kasar

Drama Komedi: Orang Kasar

bandarnaskah.blogspot.com - Drama Orang Kasar ini merupakan drama komedi satu babak hasil saduran W.S. Rendra dari karya Anton Chekov. Diperankan oleh 4 orang.

Tanda Silang

Tanda Silang

bandarnaskah.blogspot.com - Drama Tanda Silang ini merupakan drama hasil terjemahan W.S. Rendra dari Where The Cross is Made karya Eugene O'Neill. Diperankan oleh 4 orang.

Kereta Kencana

Kereta Kencana

bandarnaskah.blogspot.com - Kereta Kencana adalah sebuah naskah teater karya Eugene Ionesco - Les Chaises yang kemudian diterjemahkan oleh W.S. Rendra. Naskah ini hanya dimainkan oleh dua orang tokoh yaitu kakek dan nenek.

Mengenang WS Rendra; Kita Mesti Merumuskan Keadaan



RUDI HARTONO

Pada Kamis malam, sekitar 22.30 WIB, di rumah sakit Mitra Keluarga, Depok, Jawa Barat, salah satu penyair besar Indonesia, WS Rendra, menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Si Burung Merak, demikian orang banyak menyebutnya, adalah seniman yang berdiri di tiga jaman; Soekarno, Orde baru, dan Era Neoliberalisme.

Puisi Terakhir Rendra

Aku lemas
Tapi berdaya
Aku tidak sambat rasa sakit
atau gatal

W.S. Rendra

W.S. Rendra

id.wikipedia.org - Wahyu Sulaeman Rendra (lahir sebagai Willibrordus Surendra Broto Rendra, lahir di Solo, Jawa Tengah, 7 November 1935 – meninggal di Jakarta, 6 Agustus 2009 pada umur 73 tahun) adalah penyair ternama yang kerap dijuluki sebagai "Burung Merak". Ia mendirikan Bengkel Teater di Yogyakarta pada tahun 1967 dan juga Bengkel Teater Rendra di Depok.

W.S. Rendra

Meski usianya hampir 70 tahun, kepak sayap si penyair berjuluk "Si Burung Merak" ini masih kuat dan tangkas. Suaranya masih lantang dan sangatlah mahir memainkan irama serta tempo. Kepiawaian pendiri Bengkel Teater, Yogyakarta, ini membacakan sajak serta melakonkan seseorang tokoh dalam dramanya membuatnya menjadi seorang bintang panggung yang dikenal oleh seluruh anak negeri hingga ke mancanegara.

Sajak Sebatang Lisong

menghisap sebatang lisong
melihat Indonesia Raya
mendengar 130 juta rakyat
dan di langit
dua tiga cukung mengangkang
berak di atas kepala mereka

Sajak Pertemuan Mahasiswa

matahari terbit pagi ini
mencium bau kencing orok di kaki langit
melihat kali coklat menjalar ke lautan
dan mendengar dengung di dalam hutan

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler