Skip to Content

Oscar Amran

 

Biodata Oscar Amran ▪Pria kelahiran 27 Oktober 1962,yang berasal dari kota Debu Indarung, Padang Sumatera Barat ini, sejak tahun 1980 telah aktif menulis puisi. Beberapa puisinya di publikasikan di media lokal, dikenal dengan nama pena 'Oscar Ardi'. Pada tahun 1990 hingga akhir 1992, bekerja di Surat Kabar Harian Umum Singgalang di kota Padang, pernah menjadi Wakil Pemimpin Perusahaan di Tabloid Koran Masuk Sekolah (KMS) saat itu. ▪Beberapa tulisannya, seperti artikel-artikel sosial dan puisi kembali di publikasikan tahun 1990 -1992. Setelah hijrah pertengahan tahun 1993 ke Pakanbaru, sejak kepindahannya itu, sudah jarang mengirim sajak-sajak ataupun artikelnya ke media cetak. Sebelumnya, pada tahun 1991, sempat menerbitkan buku Antologi Puisi dengan judul Potret. Vakum menulis selama hampir 20 tahun. ▪Pendiri Tabloid Sketsa Bekasi (2010), pernah sebagai penyuting buku pada Penerbitan buku dengan judul 15 Tahun Kota Bekasi menuju masyarakat mandiri ini (Mei 2012), sekarang berkegiatan di swasta dan juga berprofesi sebagai konsultan keuangan paruh waktu.

Informasi Pengguna

Foto Oscar Amran
Tidak tersambung. Terakhir tersambung 6 hari 11 jam lalu. Terputus
Aktif sejak: 30/07/2012

Oscar Amran

Informasi Umum
Nama: 
Oscar Amran
Lokasi: 
Perum Bumi Mutiara 2 Bogor (16969)

Tidak ada tulisan.

Tidak ada tulisan.

JenisTulisanKomentarPengunjung
  Oscar AmranOrang LainTotalHari Ini
Berita
Karya Sastra70313101,92911
Wawasan
Bookmark1
Dapur Sastra
JUMLAH70413101,92911

Komentar

Foto Oscar Amran

Setelah 20 tahun

Setelah 20 tahun vakum dalam menulis, ada yang hilang. Seperti makan tanpa garam. Bahkan terasa lebih hambar.
Ada benarnya juga, seorang penulis itu tidak pernah pensiun. Tidak ada sebutan 'mantan penulis' Setelah dua bulan 'intens' berinteraksi, komunikasi dalam wadah media sosial facebook) bertemu dengan sahabat-sahabat lama,sesama penulis tahun 1980an. Sahabat-sahabat yang juga ikut mendorong untuk bangkit kembali, yakni bung Yunizar Nassyam, Adri Sandra, Didin Hasanudin. Seakan terbangun dalam sebuah mimpi,nyata dan sangat nyata. Mesti iwujudkan! Sebagai penulis yang pernah mengecap rasa 'puas yang sangat' ketika tulisan pertama dimuat di koran. Sekarang bukan itu lagi, aku merenung lama. Kemudian mengutip kata-kata seorang sahabat lamaku Soei Rusli, "menulis karya-karya sastra adalah sebuah sumbangan bagi kejayaan kesusastraan kita, itu sudah cukup bagiku" Aku sependapat dengan sahabatku ini. Insya Allah, kita akan bersama menulis, memajukan dunia kesusastraan sepanjang jaman. Salam sastra hangat berjaya.

Foto Oscar Amran

Terima kasih kepada admin

Terima kasih kepada admin Jendela sastra, telah memberi kesempatan bergabung bersama rekan-rekan penulis se tanah air ini.Semoga menjadi silaturrahin yang bermanfaat dalam memajukan kesusastraan kita ini.

Foto admin

amin... terima kasih kembali

amin...
terima kasih kembali :)

Foto Oscar Amran

Puisi tidak terbit

Bung Admin,

Mohon penjelasan, tulisan puisi mau diterbitkan, tetapi tidak terbit. Apakah ada yang kurang lengkap proses pengisiannya. Mohon penjelesan. Terima kasih. Salam.

Foto admin

re: Puisi tidak terbit

untuk tulisan-tulisan awal tidak langsung terbit, harus menunggu kami terbitkan, setelah itu baru langsung terbit. hal tersebut terpaksa kami lakukan untuk mengatasi spam, harap maklum :)

puisi bapak sekarang sudah terbit, dan tulisan-tulisan selanjutnya akan langsung terbit.

Foto Oscar Amran

Terima kasih

Terima kasih atas penjelasannya. Salam sastra.

Foto admin

re: Puisi tidak terbit

Catatan:
Pilihan "Terbitkan" di bagian "Pilihan penerbitan" harus dibiarkan tercentang supaya tulisannya langsung terbit.

Foto Soei Rusli

Da Ardi

Ayo da kita menulis

Foto Oscar Amran

Hayo menulis

Iya sahabat Soei.
Ini aku lagi memilih beberapa karya lama.
Terima kasih, atas dukungannya sahabat puisi.
Salam sastra hangat berjaya.

Foto Soei Rusli

salam

lai online sanak ma
Agih taruh sanak

 

Komentar

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler