Drama adalah kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan di atas pentas dengan media percakapan(dialog), gerak dan tingkah laku. Naskah merupakan hal utama dalam bermain drama (modern) karena ia merupakan panduan bagi para pemeran (aktor) di atas pentas.
Sastra cyber merupakan suatu revolusi. Sebagaimana internet menjadi revolusi media kedua setelah penemuan mesin cetak Guttenberg dan ketiga setelah kehadiran televisi. Sebelum munculnya sastra cyber, dunia sastra Indonesia sendiri telah memiliki beberapa kekhasan yang terkait dengan keberadaan teknologi media.
Dekonstruksi adalah sebuah metode pembacaan teks. Dengan dekonstruksi ditunjukkan bahwa dalam setiap teks selalu hadir anggapan-anggapan yang dianggap absolut.
Itulah kata-kata filsuf Yunani yang disukai Soe Hok Gie. Ia merupakan salah satu dari mereka yang menjadi arsitek gerakan-gerakan mahasiswa tahun 1966. Ia pula yang mengotaki Long March Salemba-Rawamangun, aksi mahasiswa memenuhi jalan kota Jakarta yang menuntut penurunan harga bensin dan karcis bis kota.
Seruan di atas, pastilah bukan kalimat yang asing di telinga, terutama bagi orang-orang yang pernah terlibat di dalam aksi-aksi jalanan. Di antara kita, bisa jadi ada yang sering melontarkan seruan tersebut, tidak hanya dalam aksi, mungkin juga dalam pertemuan-pertemuan atau dalam pembicaraan santai sambil ngopi dengan beberapa kawan.
Dunia ini adalah fatamorgana. Dari jauh tampak berkilauan seperti air yang tertimpa sinar matahari. Orang yang kehausan pasti tertarik mengejarnya. Namun, setelah dia mendekat, fatamorgana itu pindah ke atas bukit. Dia berusaha mengejar lagi dan fatamorgana itu berpindah terus hingga akhirnya orang tersebut mati kehausan.
Teriakan: “Aku mau hidup seribu tahun lagi” masih menggema hari ini. Tak ada yang bisa menentang, Chairil Anwar tetap menjadi sastrawan puncak yang dimiliki bangsa ini.
Komentar Terbaru