Oleh : Najmi Ilham Dzikrillah
Dulu, duniaku terpaku pada bayangmu
Terjebak dalam labirin rindu yang tak menentu
Setiap sudut hati berbisik namamu
Seolah tak ada lagi esok selain pilu.
Malam-malamku dingin, hampa tak berujung
Merangkai kenangan yang dulu benderang
Aku adalah serpihan, mencari kepingan yang hilang
Tersesat dalam duka, di tengah badai yang menerjang.
Namun waktu, si penyembuh paling sejati
Perlahan mengikis lukisan perih di hati
Kini kutemukan diriku yang baru, berseri
Bangkit dari abu, menatap mentari.
Aku dan duniaku sekarang, adalah kanvas yang baru
Terisi warna-warna cerah, bukan lagi kelabu
Melangkah tegar, tanpa ragu
Karena hidupku, kini sepenuhnya milikku.
Komentar
Selalu jujur berekspresi itu
Selalu jujur berekspresi itu lebih damai..daripada bersandiwara dlm tawa
Tulis komentar baru