Skip to Content

KISAH DI SAMBENG*

Foto Hakimi Sarlan Rasyid

Dua kekasih berpeluk basah pelupuk menjadi isak

Lama berpisah dalam garis takdir kembali berjumpa

Berkas rindu menumpuk lepas melesat dada hilang sesak

Titik air mata menjadi butiran mutiara ayat-ayat cinta

 

Demikianlah dua kekasih tak berpeluk dalam dekapan

Demikianlah dua kekasih saling tatap tak melihat

Demikian kekasih saling pandang tak terhalang

 

Maka musik surga pada dua helai daun diperdengarkan

Maka kilau cahaya saling menyambar bagai kilat

Maka tanah kering basah teraba dalam luasnya padang

 

Dua kekasih sama berangkat sama pulang dari mencari

Empat cahaya yang melebur dalam tiga gambar terpuji

Waktu dikunci dulu sekarang dan nanti

Nafas nufus tannafas anfus sadar harus kembali

 

201709110623 Kotabaru Karawang

*nama tempat ziarah kubur

Komentar

Tulis komentar baru

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler