PAMOR
Badai pikiran semerawut akar beringin
Cinta terperosok tanah hangat lumpur
Kebun di hutan cerita purba
Sawit tertanam sejak belum dilahirkan
Sama-sama mengambil perjalanan
Manfaat keramat minyak goreng
Tak bisa kita buang
Kehijauan sayur-mayur menyegarkan
pandangan para wisatawan
Kamu lebih mencintai dirimu
Daripada lingkunganmu
Sampah-sampah masih bermasalah
Waktu terbuang acara makan-makan
Menuntut hak mengabaikan kewajiban
Saling menyalahkan bila sudah terjadi
Kerlingan mata khawatir dan kata-kata
dianggap halusinasi kehidupan
Mendengar berbagai tanda dari puisi
Tidak ada perhatian untuk antisipasi
Kamu lebih mencintai dirimu
daripada lingkunganmu
Banjir kekuatan supranatural
bertamu ke ruang hatimu
Memantapkan logika
saat ini tidak diperlukan
Seperti alang-alang
di rumah terabaikan
Kamu lebih mencintai dirimu
daripada lingkunganmu
Agung Gema Nugraha
26 Juni 2026
Komentar
Tulis komentar baru