Skip to Content

#4334_dan_#437_Suyatmi

Foto Hakimi Sarlan Rasyid
files/user/8241/118086617_848210806006217_5131919286127866701_n.jpg
118086617_848210806006217_5131919286127866701_n.jpg

Suyatmi

Sleman – Jogjakarta

Gemar menulis sejak 2018

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DESAKAN HASRAT Suyatmi

 

Rasa tertahan membeku

Tertutup kelambu terbelenggu

Terkungkung meringkuk pilu

Tersekap pengap membisu

 

Terhimpit gelapnya ruang jiwa

Desakan hasrat berontak meronta

Helaan kian sengal mendera

 

Yogya, 21102020 10.17 166

MENATA RASA Suyatmi

 

Jemari lincah menari

Melukiskan isi hati

Warna-warni berseri

Menghiasi ruang sanubari

 

Jemari lentik menyematkan aksara

Merangkai kata menata rasa

Tertuang gubahan penuh makna

 

 Yogya, 18102020 11.10 165

KERTAS BERTINTA MENGHALAU RASA Suyatmi

 

 

Selembar kertas putih bergores tinta hitam

Tertera sebuah nama dari ujung pena gemetar

Menembus jantung tajam memghujam

Tersentak bukan kepalang jiwa bergetar

 

 

Hampir tak percaya tampak berbaris huruf tersurat

Seolah tamparan hebat mendarat

Pipi memerah amarah tertahan lekat

 

 

Tak kuasa membendung air mata berlinang

Bantal selalu setia menopang

Wajah muram jiwa berkecamuk meradang

 

 

Kertas bertinta menghalau rasa

Penghancur mimpi dan harapan

Duka nestapa menelan derita

Dan semua tinggal kenangan

 

 

Yogya, 17102020 21.27 164

 

PUCUK CINTA Suyatmi

 

 

Memanjat daun cinta

Meniti dahan asmara

Pohon tumbang rebah

Berantakan ranting patah

 

 

Hancur luluh lunglai merayap

Tak berdaya tanpa harap

Pucuk cinta tak didekap

 

Yogya, 17102020 22.09 163

 

LORONG KEABADIAN Suyatmi

 

Menyusuri lorong ketulusan

Melalui jalan keikhlasan

Menuju tempat kedamaian

Bahagia dalam keabadian

 

Tanpa kata dalam kebaikan

Tiada mendengar dalam kemungkaran

Peduli empati dalam kebajikan

 

Yogya, 11102020 22.45 162

 

 

BULIR RINDU Suyatmi


Bulir embun pagi

Bening menetes hati

Sejuk dingin membasahi

Raut binar berseri

 

Bulir rindu merasuk kalbu

Membasuh luka sayatan sembilu

Pereda perih penghilang pilu

 

Yogya, 15092020 17.03 161

KEPAKKAN SAYAP Suyatmi

 


Terbang bebas melayang

Kepakkan sayap indah

Memukau kala dipandang

Disanalah 'kan singgah

 

 

Mencoba merelakan berat rasa

Menengadah berserah bergema mantera

Bersemayamlah damai sejahtera selamanya

 

 

Yogya, 11102020 09.08 160

 

SETITIK HARAPAN Suyatmi

 

Berdesir gigil menjerit

Berkelebat bayangan kelam

Berkecamuk mencabik menggigit

Menyelimuti dinginnya malam

 

Langit hitam mencekam seram

Bergulung gulita berputar melayang

Badai membawa terbang angan

 

Bersembunyi dalam rahasia alam

Terbungkus pekatnya awan mengambang

Seolah tiada seberkas harapan

 

Langit tak selamanya hitam

Setitik cahaya memberi penerang

Gulita sirna meninggalkan kelam

Alam gelap berganti benderang

 

Yogya, 12102020 08.37 159

 

MENUJU PANGKUAN Suyatmi


Membekas setitik noda

Melekat dinding jiwa

Segera kunjung sirna

Tersiram air mantera

 

 

Malam disinari lafal puja

Menyertai simpang jalan terang

Menuju pangkuan Sang Maha

 

Yogya, 10102020 21.16 158

 

TERKOYAK KHILAF Suyatmi

 


Kesucian terkoyak khilaf

Menyobek lembaran bahtera

Terbangun berdiri insaf

Merajut kembali asmara

 

 

Melepas serpihan benang kasih

Menisik kain dengan hati

Kekuatan jiwa 'kan diraih

 

Yogya, 01102020 10.10 156

 

SECERCAH CAHAYA Suyatmi

 

Penyesalan tiada arti

Bangkit melepas jerat

Membangun kekuatan hati

Melebur jiwa sekarat

 

Mentari tak berhenti bersinar

Secercah cahaya terang memancar

Pencerah hati wajah binary

 

 Yogya, 11102020 12.27 157

 

PERCIKAN BARA Suyatmi

 

Menyulut percikan bara

Berkobar membakar jiwa

Tak bisa terelakkan

Hangus mengabu berserakan

 

Menyisakan luka dalam menghitam

Sesak seakan detak terdiam

Terbata gemetar ucap kalam

 

Yogya, 02102020 08.45 155

LUKA MENGANGA Suyatmi

 

Biarkan luka menganga

Pedih mengiris derita

Biarkan kecewa mendera

Menangis merintih sengsara

 

Kekuatan ikatan janji setia

Berpadu dalam satu rasa

Utuh dalam ketegaran jiwa

 

 Yogya, 01102020 10.26 154

 

PUCUK CEMARA MENANTIKAN HARAPAN  Suyatmi

 

 

Angan menggantung di bawah awan kelabu

Berayun tak menentu

Entah kapan 'kan jatuh di pangkuan

Nyaman dalam dekapan dambaan

 

 

Harapan mengambang di atas awan hitam

Melayang tak tentu arah

Entah kapan 'kan mendarat

 

 

Pucuk cemara menantikan harapan 'kan hinggap

Bertengger berteriak kepada semesta dengan gagah

Wahai sang pujaan menukiklah cepat

 

 

Di sini bersemayam kasih setia

Tak tergoyahkan walau badai menerpa

Abadi sepanjang masa

Hingga melayangnya sukma

 

 

Yogya, 06102020 13.53 153

TATAPAN JALANG Suyatmi

 


 Tertegun beradu pandang

Dalam tatapan jalang

Senyum bibir mengembang

Bak merekahnya kembang

 

Debaran bersahut bicara lantang

Menyalurkan rasa tanpa penghalang

Mengikat sejoli saling sayang

 

Yogya, 30092020 08.00 149

 

 

INIKAH RASANYA Suyatmi

 

Girang kala bersua

Bercanda penuh pesona

Serasa angan melayang

Indah untuk dikenang

 

Risau kala tak jumpa

Terlintas paras senyum menggoda

Duhai dambaan inikah rasanya

 

Yogya, 01102020 09.39 152

 

 

 

MENCOBA MENGERTI Suyatmi

 

Mengetuk pintu kalbu

Ramah sapa mengganggu

Menebar senyum sipu

Degup tak menentu

 

Membuka hati mencoba mengerti

Untuk menyingkap jati diri

Namun tiada yang didapati

 

Yogya, 29092020 10.45 151

 

 

PELANGI MELUKIS KENANGAN Suyatmi

 

 

Awan hitam tak mampu membendung

Menumpahkan bulir air dengan deras

Petir dan guntur berkumandang diantara mendung

Berteriak memanggil jiwa seiring kilat melintas

 

Pelangi melukis kenangan

Melengkung memeluk biasan angan

Degradasi memperindah pesona hiasan

 

Bulir air menyuburkan rasa kian merekah

Hingga aneka bunga bermekaran

Menebar aroma s'bagai pengharum jiwa nan semerbak

 

Di saat bunga t'lah layu

Menunduk lesu dan sayu

Bulir air memberi penyejuk dahaga

Hingga jiwa menengadah lega

 

 

 

Yogya, 28092020 22.17 150

 

 

MISTERI TERBUKA Suyatmi

 


Berdenting nyaring bunyinya

Hati berseri membaca

Tertera pesan menggoda

Penasaran menghinggapi rasa

 

 

Siapakah gerangan di sana

Sebuah nama membuat gulana

Foto terpajang misteri terbuka

 

Yogya, 29092020 10.33 148

 

MENCUMBU RINDU / Suyatmi

 

Rindu tak terperi

Selalu menyertai kesendirian

Ternikmati setiap hari

Menuju jalan kesetiaan

 

 

Mencumbu rindu kala resah

Berpacu dengan desah gelisah

Berdetak kencang sengal terengah

 

Yogya, 25092020 15.44 148

 

RUANG CINTA Suyatmi

 

 

Di sela hembusan menyelinap sekelebat

Dalam benak terpikir apakah masih ada ruang cinta

Untuk bersemayam bercengkrama menyatukan hasrat

Yang sekian lama tertawan dalam jiwa

 

 

Rindu bertemu dalam istana cinta

Bertahta asmara hingga membuncah

Terlena tak berdaya

 

 

Rindu dan cinta memburu gelora

Berkejaran saling beradu desah

Berakhir di garis dahaga

 

 

Istana cinta t'lah menjadi saksi

Rindu dan cinta terpatri janji

Setia akan cinta sejati

Hingga ruang cinta akan selalu terisi

 

 

 

Yogya, 25092020 10.54 147

 

BAU KENCUR / Suyatmi

 

Ketika cinta meluncur

Rayuan deras mengucur

Terlena goda menggempur

Hatipun hancur lebur

 

Gadis merona bau kencur

Tunggang langgang terseok tersungkur

Terengah lunglai mencari pelipur

 

Yogya, 27092020 10.37 146

 

KUNTUM MELAMBAI / Suyatmi

 

Kuntum merona semampai

Anggun dipangku tangkai

Tersapu angin melambai

Menari indah gemulai

 

Kuntum merekah melenggang aduhai

Semerbak aroma senyum terurai

Menikmati kemolekannya sembari bersantai

Yogya, 27092020 07.01 145

 

BILIK ASMARA  / Suyatmi

 

 

Di bilik asmara pernah punya waktu

Berbagi rasa berlumur madu

Manis manja dalam belai syahdu

Menyelaraskan degup dalam irama merdu

 

Setiap helaan cinta membawa makna

Sesak sengal berhembus udara asmara

Bergejolak membara dalam dada

 

Tatapan melucuti rindu bergelora

Senyuman menghaluskan rasa

Bunga cinta mengharumkan jiwa

 

Dekapan menghangatkan gairah

Rayuan menghapuskan resah

Sentuhan lembut mendekatkan rasa

Bilik asmara menyatukan jiwa

 

Yogya, 25092020 09.58 144

 

GIGIL MENCEKAM / Suyatmi

 

 

Dalam gigil mencekam

Takut bayangan kelam

Bergetar tiada jeda

Bergelut dengan noda

 

 

Langit hitam seram menyiksa

Tak kuasa akan derita

Cemas menyelimuti jiwa nestapa

 

 

Yogya, 23092020 17.35 143

 

AKSARA BERNYAWA / Suyatmi

 

 

Tertuang kata bermakna

Dalam baris asmara

Tersirat bait cinta

S'bagai pembuka jiwa

 

 

Hati terbungkus terungkap nyata

Bebas melepas gulana rasa

Hingga tumpah aksara bernyawa

 

 

Yogya, 24092020 11.51 142

 

BAYANG-BAYANG CINTA/Suyatmi

 

 

Rindu dan cinta bagai bayang-bayang

Berjalan mengikuti setiap langkah

Sang fajar mengantar hingga menjelang petang

Semakin lama menyatu dalam jiwa yang gundah

 

 

Bayang-bayang cinta berganti rindu kala malam

Berteman hening dalam kelam

Sembunyi di balik remang temaram

 

 

Menyambut pagi bayang-bayang kembali datang

Muncul seiring mentari bersinar terang

Menerangi pagi cerah nan riang

 

 

Bayang-bayang cinta membawa rindu menggebu

Mewujudkan cinta sejati dari lubuk kalbu

Menepis cinta palsu dan semu

Menampakkan cinta nyata dalam buai rindu

 

 

Yogya, 21092020 09.32 141

 

BUAIAN RINDU/Suyatmi

 

 

Menyelinap alam lelap

Mengisi ruang mimpi

Mewarnai malam gelap

Menjelang menyingsingnya pagi

 

 

Cinta mendekap diiringi desah

Nyaman dalam buaian rindu kesah

Mengeliat bangun dari resah

 

 

Yogya, 21092020 08.50 140

 

 

MAWAR BERTUAN

Suyatmi

 

 

Memetik mawar bertuan

Diantara duri berbisa

Menusuk jiwa kesakitan

Mawar membawa sengsara

 

 

Sang tuan geram beringas

Melempar sumpah serapah ganas

Maling cinta tunduk lemas

 

 

Yogya, 18092020 16.26 139

 

 

KASIH LIRIH
Suyatmi

 

Rayuan mendayu berdesing lirih
Mengalun lembut lantunan lirik
Bernada pujian kasih putih
Mengisi kesunyian hati dalam bilik

 

Senyuman menghiasi wajah berseri
Tatapan menajamkan raut rupawan
Helaan menghembuskan kasih murni

 

Ketulusan melengkapi janji suci
Kasih sayang disertai keikhlasan
Saling percaya menyempurnakan cinta abadi

 

Ikrar cinta mewujudkan cita
Pelaminan tempat pengabadian
Kedamaian membungkus bahtera
Bersyukur menjiwai kabahagiaan

 

Yogya, 19092020 09.36 138

 

 

PANAH MELESAT

Suyatmi

 

Melesat panah cinta

Tancap jantung jiwa

Manis madu merasuk

Racun asmara menusuk

 

Madu racun cinta memburu

Beradu cumbu dalam kalbu

Derita bahagia satu padu

 

Yogya, 18092020 12.19 137

 

 

PENCERAH HATI

Suyatmi

 

 

Termenung seorang diri

Mengisi kesunyian hari

Tiada yang menepi

Hanya berteman mimpi

 

 

Ingin mencari pencerah hati

Namun tiada yang mengerti

Illahi tempat berserah diri

 

 

Yogya, 18092020 12.12 136

 

 

AWAN BERAYUN

Suyatmi

 

 

Cinta berdiri dengan anggun

Tersenyum menatap awan berayun

Beratap teduh langit biru

Berlindung di bawah payung rindu menderu

 

 

Cinta ramah menyapa semesta

Sungai berliku menghiasi hamparan rasa

Rindu merimbun pada kehijauan daun asmara

 

 

Cinta menyerukan nyanyian hasrat membara

Bersahut menyampaikan kerinduan dalam dada

Dengan kidmat melafalkan puja

 

 

Cinta berselimut lembut dalam belaian halimun

Nyaman dalam dekapan rindu yang lama tertimbun

Aneka perdu meneteskan embun

Menyejukkan cinta yang kian berkobar bagai api unggun

 

 

Yogya, 16092020 12.01 135

 

 

BUNGA LAYU

Suyatmi

 

 

Bunga cinta layu

Terkoyak tercabik bayu

Berguling tak menentu

Jatuh menimpa batu

 

 

Bunga cinta menunduk malu

Meratapi bujuk rayu palsu

Menanggung rindu dalam semu

 

 

Yogya, 18092020 11.55 134

HUJAN RINDU Suyatmi

 

 

Hujan rindu mengguyur kalbu

Tumpah dari awan kelabu

Merasuk bercampur cinta membeku

Dingin hingga sekujur kaku

 

Hujan rindu memanggil guntur bersahut bertalu

Seiring datangnya petir berseru

Mengajak bercerita tentang cinta menderu

 

Hujan rindu mengairi jiwa sunyi

Gemericik merdu asyik bernyanyi

Berdendang syair melodi memori

 

Rindu deras membawa arus gelora

Hanyut rasa dalam gejolak membara

Mengapung di atas muara asmara

Entah kapan cinta dan rindu menepi menuju bahtera

 

 

Yogya, 14092020 13.22 133

 

 

 

ALAM CINTA

Suyatmi

 

Perahu melaju membuana

Mengarungi samudera bahtera

Menggapai mahligai cinta

Berbekal hasrat membara

 

Alam cinta indah damai

Gemerlap pelaminan nan ramai

Salam sambut bahagia terurai

 

Yogya, 13092020 22.51 132

 

MATAHARI TERSENYUM

Suyatmi

 

 

Rindu melayang tanpa arah

Terombang-ambing tak terlihat tempat untuk singgah

Matahari redup menyapa ikut berduka

Rindu telah kehilangan cita

 

 

Rindu membumbung menembus awan hitam

Tak bisa menukik menuju buana cinta

Jalan tertutup bayang kelam

 

 

Rindu bergumul bersama mega menggumpal

Tak bisa meronta sesakkan dada

Langit menatap sendu menghitam

 

 

Rindu tertawan tersekap pengap

Merintih mengucap mantera dalam senyap

Berharap lepas bebas untuk singgah

Dan matahari tersenyum ceria di tengah langit cerah

 

 

 

Yogya, 15092020 10.04 131

RACUN BELATI

Suyatmi

 

Cinta pergi berlalu

Menyisakan kisah pilu

Hati menunduk lesu

Remuk redam membisu

 

Belati menikam merajam rasa

Menoreh luka menganga sengsara

Pedih tersiram racun asmara

 

Yogya, 13092020 22.20 130

 

 

SAYAP PATAH

Suyatmi

 

Cinta terbang mengembara

Melayang di angkasa

Angin kencang membawa

Mengantar menembus mega

 

Sayap cinta mengepak patah

Berguling 'kan jatuh entah

Akhir kisah harapan punah

 

Yogya, 13092020 16.46 129

SENANDUNG RINDU

Suyatmi

 

Tangisan rindu mendera

Berdenting melantunkan soneta

Menghadirkan nada-nada asmara

S'bagai pelipur lara

 

Senandung rindu mengusik jiwa

Menyelaraskan rindu dan cinta

Berharap menyatu suatu ketika

 

 

Yogya, 12092020 11.54 128

RINTIK HUJAN

Suyatmi

 

Hujan rintik menitik hati

Tetesannya menggugah rasa sepi

Sadar akan penantian yang tak pasti

Mengeliat terbangun dari mimpi

 

Menanti dalam kerinduan yang menggigit

Sungguh perih melilit menjerit

Sulit meronta dari kenangan yang menghimpit

 

Rintik hujan tak kunjung berhenti

Titik demi titik membasahi hati

Sejuk dingin bercampur cinta sejati

 

Titik-titik hujan menyuburkan rindu

Tumbuh lebat dalam kalbu

Jiwa tak lagi kering dan sendu

Sadar akan mengikis kenangan kelabu

 

 

 

BUNGA MENYAPA

Suyatmi

 

Menapak jalan cinta

Meniti tangga asmara

Aneka bunga menyapa

Bahagia tiada tara

 

Melempar senyum penuh pesona

Menikmati indahnya alam cinta

Menatap masa depan jaya

 

Yogya, 11092020 11.34 126

 

MEGA MENGAMBANG

Suyatmi

 

Kala rindu melanda

Begitu menyesakkan dada

Debaran berlari kencang

Ingin segera bertandang

 

Jalan tertutup mega mengambang

Pekat sulit untuk diterjang

Sinar cinta menembus pandang

 

Yogya, 09092020 13.09 125

 

PAHAT CINTA

Suyatmi

 

Mengukir kenangan di atas papan asmara

Membentuk relief cinta penuh gelora

Berpelitur rindu kian menggebu

Dayu merayu menghiasi kalbu

 

Pahat cinta lincah mengukir kisah asmara

Dengan sentuhan hasrat kasih nan mesra

Berhias gejolak jiwa membara

 

Ukiran cinta halus berbalur madu

Berkilau tertepa cahaya rindu

Indah memesona hati berpadu

 

Ukiran cinta gagah tertampang

Tak 'kan rapuh walau dimakan masa

S'bagai prasasti yang selalu dikenang

Abadi bersemayam dalam jiwa

 

Yogya, 08092020 21.55 124

 

DESAH ASMARA

Suyatmi

 

Bersandar di dada

Hangat nyaman pelukan

Detak irama nada

Getarkan jiwa kasmaran

 

Belaian lembut sejukkan jiwa

Desah merdu mengiringi asmara

Sentuhan halus melumuri rasa

 

Yogya, 06092020 22.21 123

 

SEKEJAP MIMPI

Suyatmi

 

Cinta datang semalam

Menghampiri rindu dendam

Menghiasi alam lelap

Dalam mimpi sekejap

 

Bunga cinta nan indah

Aroma masuk melalui celah

Mengisi asmara kian merekah

 

Yogya,06092020 23.01 122

 

RINDU MEMBEKU

Suyatmi

 

Di saat rindu ditemani hujan rintik dini hari

Terlintas senyuman menghiasi wajah berseri

Tatapan cinta menyalurkan hasrat dalam sanubari

Berselimut kebahagiaan tak terperi

 

Sentuhan lembut dingin bagai bulir embun

Melumuri rindu yang sedang merimbun

Terasa sejuk hingga ubun-ubun

 

Rindu bersemayam dalam hati

Ingin bertemu namun apalah arti

Jika yang dirindu tak mau mengerti

 

Kini rindu telah membeku

Entah kapan akan larut dalam air biru

Yang akan mengalir menyuburkan perdu

Hingga menghijau segar tak lagi layu

 

 

Yogya, 04092020 13.40 121

 

 

 

PUNCAK ASMARA

Suyatmi

 

Mendaki puncak gelora jiwa

Melalui jalan bahtera cinta

Menikmati harumnya bunga-bunga asmara

Hingga terlena tak kuasa menahan rasa

 

Bercengkrama dalam baluran madu

Diiringi nyanyian desah mengalun syahdu

Bernada getaran hasrat cinta yang merindu

 

Degup jantung berkejaran tak menentu

Tak terasa melewati waktu kala itu

Cinta dan rindu telah menyatu

 

Di puncak asmara jadi kenangan ayu

Berkelana berpayung awan biru

Sejuk teduh menderu merayu

S'bagai saksi cinta yang mengharu

 

 

 

 

MENYULAM RINDU

Suyatmi

 

Menyulam rindu kala sepi hati

Menyematkan kenangan indah dalam sanubari

Dengan jarum cinta rayuan mengisi hati

Membentuk kembang asmara nan asri

 

Menyulam rindu dengan benang kasih

Warna-warni melukiskan cerita cinta

Indah menghiasi malam nan romantic

 

Menyulam rindu di atas kain putih

Jemari lentik menisik cinta

Memadukan suluran dengan harmonis

 

Sulaman rindu indah menawan

Bercerita tentang cinta yang terbang menembus awan

Mengepakkan sayap gemulai mengalun syahdu

Dan akan menukik bertengger pada hati yang merindu

 

Yogya, 02092020 20.27 119

 

 

RINDU TERSIMPAN

Suyatmi

 

Mengenang dalam diam

Terlukis sangat indah

Di malam temaram

Membuat hati gelisah

 

Rindu tersimpan dalam gundah

Ingin jumpa namun apalah

Perpisahan adalah akhir kisah

 

Yogya, 27082020 11.37 114

 

 

RINDU MENYAMBANG

Suyatmi

 

Ketika rindu menyambang

Angan terbang melayang

Menerawang bersama bintang

Berkilauan dalam remang

 

Sinar cinta indah temaram

Menembus menerangi gelapnya malam

Hingga cinta nyaman bersemayam

 

Yogya, 03092020 13.50 118

 

 

 

MERAJUT RINDU

Suyatmi



Merajut rindu dengan benang biru

Membentuk bunga-bunga rindu mekar kian menderu

Menghiasi cinta yang semakin syahdu merayu

Rindu telah menjadi renda kasih yang mengharu

 

 

 

Benang rindu pengikat cinta

Sangat erat menyatukan rasa

Dengan untaian kasih nan mesra

 

 

 

Bunga-bunga rindu pengharum cinta

Indah memerbak mengharumkan rasa

Maka berkembanglah bunga-bunga asmara





Mungkinkah rindu akan berbalas.

Dekapan sayang menghangatkan di setiap helaan

Di saat malam dingin yang menghempas

Menyatu berpadu rindu dalam pelukan



Yogya, 02092020 12.16 117

 

 

BILAH TAJAM

Suyatmi

 

 

Pergi tanpa kata

Meninggalkan duka lara

Isak sengal terbata

Jiwa merana sengsara

 

 

Rayuan manis berbisa

Mencekik nyeri mencekam

Nafas tersendat sekarat

 

 

Belaian menggores rasa

Setajam bilah menikam

Luka menganga mengkarat

 

 

Tatapan tajam menghujam

Menusuk jiwa kelam

Luka membiru lebam

Berbalut mantera malam

 

 

 

Yogya, 30082020 15.54 115

 

 

RINDU TERTATIH

Suyatmi

 

Tertatih menahan rindu

Merunduk melangkah sendu

 Terseok hati menunduk

Ragu akan memeluk

 

Menelusuri jalan panjang berliku

Berbekal rindu menderu syahdu

Entah kapan rindu berlalu

 

 

Yogya. 250820202239 113

 

KASMARAN

 

 

Kisah cinta melanda

Dua insan bermanja

Merajut tali asmara

Terikat dengan mesra

 

 

Merenda benang kasih

Menyatukan dua hati

Sungguh indah diresapi

Terpatri dalam sanubari

 

 

Dua sejoli kan jatuh hati

Di saat sudah tidak sendiri

Memadu kasih tanpa terusik

Lupa diri tidak peduli

 

 

Dua insan saling kasih

Mencinta setulus hati

Tak seorangpun mengerti

Cinta sejati rahasia pribadi

 

 

Yogya, 30032018 15

 

 

MENATAP HAMPA

 

Terdiam dalam rindu

Menatap hampa dan semu

Meratapi cinta palsu

Terlena bujuk rayu

 

Memamah luka dalam

Menelan duka lara

Menyimpan dusta nestapa

Merintih dalam doa

 

Yogya, 26022019 14.31 111

 

 

GELORA

 

Aku bersandar di dada

Degub jantungmu menggetarkan rasa

Belaian sayang menyejukkan jiwa

Desah syahdu melambungkan sukma

 

Manis madu membalur raga

Bujuk rayu menerbangkan angan

Sentuhan lembut mengobarkan gairah

Cinta kasihmu membangkitkan asa

 

Yogya, 28032018 17

 

 

AIR MATA TUMPAH

 

 

Mata sembab menatap sayu sendu

Meratapi kenyataan kisah kasih pilu

Kekasih pergi meninggalkan luka sembilu

Hati menjerit menangis tersedu

 

 

Air mata tumpah jiwa merana

Sesak sengal panas menahan rasa

Ingin meluapkan semua rasa

Namun apa daya tak kuasa

 

 

Derita mendera jiwa patah

Tak tahan air mata tumpah deras

Bercerita dan memohon hanya kepada-Nya

Berharap akan tumpah air mata bahagia

 

 

Yogya, 06092018 112

Komentar

Tulis komentar baru

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler