Skip to Content

tadarusku

Foto Bambang Nurmuis

di ujung ramadhan empat belas empat tiga ini

bersamaan fajar shidiq yang merekah

kututup tadarusku pada an-naas 

surat terakhir pada mushaf kalam suci-Mu

ayat-ayat yang telah kuhafal hampir sepanjang hidupku

ayat-ayat yang telah beribu kali kulantunkan

dalam sholatku

dalam dzikirku

dalam keseharianku

bahkan akupun telah mengerti kandungan maknanya

namun ada yang mengusik fikir dan sanubariku

kenapa Engkau tutup mushaf kalam suci-Mu dengan an-naas

adakah rahasia-Mu di balik penempatan itu

adakah rahasia-Mu yang mampu kutangkap

maka bersama ayunan langkah menuju masjid

usik kegelisahan fikir dan sanubariku kian mengkristal

hingga terbawa pada dzikirku usai shalat shubuh

dan akhirnya kutemukan butir mutiara ilmu-Mu

dari "min syaril waswaasil khannaas"

"aladzii yuwaswisu fii sudurinnaas"

"ninal jinnati wan-naas"

bahwa ternyata dari kebenaran ribuan ayat-Mu

yang telah Engkau unutai dari awal mushaf itu

tetap akan ada yang membisikkan keraguan

menggoncangkan keyakinan

membuat hati tidak membenarkan

yang bahkan secara sistematis mempola pengertian

hingga hati ini wawas dengan kebenaran-Mu

wawas dengan balasan ketaatan pada-Mu

wawas dengan pengorbanan pada agama-Mu

dan wawas dengan segala janji-Mu

tetap akan ada yang membisikkan keraguan

dan jelas seperti yang Engkau sampaikan

dari golongan jin dan manusia

maka akan kubulatkan tekadku

untuk mempu memerangi bisik keraguan itu

yang tentu hanya mampu kugapai dengan rahmat-Mu

Komentar

Tulis komentar baru

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler