Skip to Content

Perempuan Jalang

PEREMPUAN JALANG, 1

 

Di perempatan kota, sepasang mata jalang menyala

senyum-senyum mungilnya hangus terbakar tanduk-tanduk kerisauan

Renjana

Renjana

Oleh Iyus Yusandi

 

senja kini

lembayungmu tak ronakan semburat jingga

Mungkin Aku Lupa

Aku mungkin lupa

dimana kusimpan aroma hujan

yang kauberi padaku waktu itu

Juga warna mata dan rona senyummu

 

Sajak Ombak

Ada yang ingin disampaikan ombak

melalui gulungannya

sesuatu yang ingin ia ceritakan

bersama deburan

tapi, selalu tertahan di bibir pantai

Joan UduPerempuan JalangIyus YusandiRenjana
Mega Dini SariMungkin Aku LupakesaSajak Ombak

Puisi

Sepenggal lirih serangga malam

24 April 2010 jam 18:33

Tak hanya hadir saat mata terpejam. Ilusi menyerang tajam memangsa kejam, seperti peluru para pemburu yang menghujam. Adakah selumbar realita di lipatan - lipatan mimpi yang menyelipkan kegelapan ?

Tajali cinta

13 Desember 2009 jam 23:19

Kala cinta yang tapa,memahami jarak di jungkir tasawuf,waktu jadi batu.

Perbincangan Semalam

Diantara tangis yang belum reda, kita duduk berhadapan dan membuka percakapan tentang angan – angan malam.

Hanya denyarmu

Saat sepi telah menyerangmu dari dekat hingga tak berjeda untuk mengelak, engkau slalu datang padaku, seperti seorang gadis yang mencari cahaya saat listrik padam untuk sekedar bisa menelisik foto – foto kekasihnya.

KASUR KAPUK

14 September 2010 jam 23:46

 

Sayang, inilah kebenaranya; Aku bukan  tak ingin membelikan kasur empuk, tapi engkau seperti juga seorang anak yang lebih mendambakan dongeng daripada nyamanya tempat  bermimpi.

Pendam

25 Desember 2010 jam 17:34

to Putryana tan

 

Tuhan, ajarkan aku berbohong, agar bila ada dihadapan dia, aku masih bisa tersenyum, seperti waktu yang mencintai malam dan siangmu, dia terus berjalan mesti bulan dan matahari tak dapat menemaninya sepanjang hari. Melangkahi luka, yang dalam hitungan detiknya menambah duka.

putus

Aku bersulang, persembahan bagi cintaku yang seperti seorang seniman terusir dari imazinasinya sendiri.

Penyair cinta

Melodi kecapi merdu terdengar..

Suara sahdu penuh kedamaian..

Sehingga dinding hati ini terasa bergetar..

Karena bait-bait syairmu lambangkan perasaan..

Harapan dalam Impian

Ku tatap senyuman riang yang menempel di wajah mu


Ku resapi rasa suka cita yang tergambar di depanku


Penuh warna juga rasa


 

2 cincin

Kemarin,,

kita berdua bersumpah janji..

Didepan para saksi hidup yang tersenyum bahagia..

Mereka mengatakn syah atas cinta suci kita..

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler