Skip to Content

Perempuan Jalang

PEREMPUAN JALANG, 1

 

Di perempatan kota, sepasang mata jalang menyala

senyum-senyum mungilnya hangus terbakar tanduk-tanduk kerisauan

Renjana

Renjana

Oleh Iyus Yusandi

 

senja kini

lembayungmu tak ronakan semburat jingga

Mungkin Aku Lupa

Aku mungkin lupa

dimana kusimpan aroma hujan

yang kauberi padaku waktu itu

Juga warna mata dan rona senyummu

 

Sajak Ombak

Ada yang ingin disampaikan ombak

melalui gulungannya

sesuatu yang ingin ia ceritakan

bersama deburan

tapi, selalu tertahan di bibir pantai

Joan UduPerempuan JalangIyus YusandiRenjana
Mega Dini SariMungkin Aku LupakesaSajak Ombak

Puisi

Gerimis Pertengahan Malam

Dingin,,,
trasa menyapaku dalam kesendrian malam...

Tak ada tawa pnghibur sunyi...

Tak ada nyanyian penghibur diri...

Antara Aku, Kau, dan Perahu Kecilku

Antara Aku, Kau, dan Perahu Kecilku Telah kuciptakan perahu kecil ini untukmu, agar bisa kita arungi bahtera tak bertepi.

Tepang Tahun

Hari ini bertambah satu

Bertambah bukan hanya bertambah jumlah

Bertambah bukan berarti berkuran

Bertambah berarti semakin matang

 

Sayang

PERPISAHAN UNTUK SAHABAT

Ribuan jalan telah kita lewati
Berbagai rintangan telah kita lalui
Penuh wewangian bunga maupun bertabur duri
Penuh suka maupun duka di hati

Sentuhan Doa


Ketika benang kusut mencengkeram benakku aku tak kuasa mengurai padahal kodratku mampu Karena serangan itu pasti dibawah dayaku

Ketika itu

Kutak tahu

Kutak sadar

Kuterdiam

Kumembatu

 

Apakah itu kamu

Apakah itu maumu

Apakah itu harus terjadi

*Isarat Cinta

Sorot matamu

pancarkan seribu keindahan

dari matamu

kau beri isarat

 

mata mu...

terus beri isarat

 

ku pandang matamu

EVERYTHING WOULD BE AS BEAUTIFUL WHEN THE TIME COMES

Life is counted sweetest

The return too soon

It fell to earth, I knew not where

For, so swiftly it flow, that sight

It seems there is nothing at all

LIRIH LANGKAH

Lirih langkah menguntai makna

di antara luapan duka-suka

yang silih berganti menghias rasa

 

Lirih langkah arungi peristiwa

di antara gelombang dan

AKU MEMILIHMU

Aku memilihmu… 

Untuk menemani di kala siang tak bermentari
Saat malam tak berbintang
Agar dapat terangiku dengan senyuman
Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler