Skip to Content

Mungkin Aku Lupa

Aku mungkin lupa

dimana kusimpan aroma hujan

yang kauberi padaku waktu itu

Juga warna mata dan rona senyummu

 

KETIKA POLITISI BERPUISI

ketika politisi berpuisi

alih alih orasi

caci dan maki

IRAMA NAN BERSENANDUNG

IRAMA NAN BERSENANDUNG

Kemirau @ Sang Murba

 

“HAIRAN sungguh aku dengan orang sekarang!” Rasa kesal jelas terpancar di wajah Long Nah. Segala yang terbuku di hatinya selama ini bagaikan tidak tertahan-tahan lagi.

Sembunyikan Waktu

Bayangmu yang menyapaku dalam setiap malam.

membuat hati menjadi risau karena rindumu.

ku tuliskan goresan pena untuk memanggil namamu.

Mega Dini SariMungkin Aku LupaombiKETIKA POLITISI BERPUISI
KemirauIRAMA NAN BERSENANDUNGannisa rizka roselinaSembunyikan Waktu

Puisi

RASA MU RASA KU

Aku Rasa

Kamu Rasa

Rasa Aku

Rasa Kamu

entahlah

betapapun rindu menggelegar dalam diri

kita masih bisa saling mengintip dari celah kesibukan

betapapun benci telah mewarnai diri

kita tidak bisa saling menjauh

berbaurlah dengan ribuan manusia

berbaurlah dengan ribuan manusia

yang tak engkau kenal

di pasar-pasar, di tempat ibadah, di area bebas

dan lepas segala ketenaran yang engkau genggam saat ini

coba

Coba kau katakan jika rindu

Kota Tepian

KOTA TEPIAN

 

lahir dan berkediaman di kota tepian

terselimuti kilau kuning keemasan

daun-daun tumbuh asri kehijauan

Aku "Disabilitas" itu

Aku disabilitas itu,

Mataku, tuhan titipkan gelap dalam pandangku

Telingaku, tuhan ingin aku tak mendengar decak pilu orang disekitarku

Mungkin di Masa Depan Sana

Suatu hari nanti,
Di masa depan sana,
Mungkin ada suatu masa,

pada tahiyat akhir ku

telah lama isyarat itu aku terima

dan membuatku tetap bertanya-tanya

antara percaya dan tidak percaya

hanya sebuah untaian mimpi atau akan menjadi nyata

bersikaplah landai

jika engkau tak mampu bersikap landai menghadapi problema

engkau tak akan mampu dengan jernih menghadapi

engkau juga tak akan mampu dengan rapi mengurai

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler