Skip to Content

Puisi Kehidupan

Aku Lelah Semuanya

Aku lelah. . .

Aku lelah dengan hidupku

Setiap hari diam dan membisu

Tak ada satu orang yang aku tunggu

 

Aku lelah. . .

Kembang Berduri

Kembangku, Kembang Berduri!

pergi menjauh dari mimpi;

tinggalkan Taman tanpa kembang,

wajah dunia lesu dan kian muram,

 

Kembangku, Kembang Berduri!

Beginilah

Beginilah kau

menyukai mereka

padahal aku

yang menyukaimu

dan kaulah juga pemuja Tuhanku

 

depanmu mereka rupawan

Rumah kayu

Di rumah kayu ini ada

pertalian antara aku dan kau

berdiri atas ketulusanmu

kelanjutan kisah di perempatan jalan

 

Nasib nasib

Kau!

aku adalah kau

dan kaulah aku-ku

mengapa wajahmu semerah itu

aku yang kau pun sendiri tak tahu

 

Jangan muram

Saling Menangisi, tapi Terkadang Tersenyum

"Terkadang kita akan saling menangisi dengan air mata sungguhan atau bibir yang gemetar. Dan terkadang kita akan saling menangisi, namun dengan senyuman atau bibir yang mencibir."

SURBAN SUCI

Kuselendangkan  surban putih
ditubuhmu daun daun rimbun jiwaku
secahaya bulan
seterang bintang
aku datang untuk masa depan
kebahagiaan hatimu
bintang kejora aku malammu
seputih surban
sebening air

kuikat jiwamu dalam doa-doa berantai
selimut malam jubah kebesaran
ditangkai hatiku kau rembulan
seterang cahaya
semembara dahaga

TAHUN BARU

tahun baru

apa yang baru

hanya suara gaduh

bersiliweran di langit maya

ceritra tentang

terompet penista agama

penyembah berhala

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler