PASUKAN CAKRAWALA
Memasuki rahasia siloka jiwa
Aku membalik rembulan duka
Di mana kawan-kawan elit
telah berjuang bersama
AI TAK MAMPU MENGGEDOR PUISI
AI tak bisa menggedor sajakku
Maka dibuat bingung ia
Seperti gunung es di tengah samudra
Dia datang bukan dengan janji,
Tapi dengan tatapan yang menenangkan hati.
Ada hangat yang tumbuh secara perlahan,
Puisi-puisi Armen S. Untung
HUJAN MENJADI TINTA
Tubuhnya dan aku menjadi buku hujan.
Setiap tetes menulis cerita,
Cinta Seorang Hamba (Untuk Allah SWT, dari hamba-Mu yang hina, Roby Irzal Maulana)
Cinta serupa cahaya
Di batas senja yang perlahan meredup,
kau datang membawa cahaya yang hidup.
Menyusup lembut dalam relung hatiku,
Bagaimana aku bisa melupakanmu
Jika kau selalu datang dalam mimpiku
Bagaimana aku bisa berhenti mencintaimu
Jika mengingatmu saja membuat rasaku kembali
mentari terbenam,langit mulai petang
namun entah karena apa semua tetap terang.
keindahan ribuan bintang,namun hanya kamu yang paling terng.
Ketika hati bermuara namun mulut ini menolak bicara.
Sebenarnya terlalu banyak aksara yang tak sempat kueja.
Banyak pula kata yang tak mampu kubaca.
Senja bertamu ketika Bulan sedang merindu Gemetar sampai ke lutut malah dipandang takut Ranum tatapannya sayu Nafasku berat.... tenggelam... larut
Komentar Terbaru