Skip to Content

Cerpen

Terjebak hujan badai di rumah horor

Hujan deras membasahi bumi, sebuah sepeda motor melaju membelah kegelapan malam dengan penerangan seadanya, kuatnya hujan membatasi pemandangan ke depan memaksa penumpang motor mencari tempat berteduh. 

Mereka singgah di sebuah rumah tua yang bercorak kolonial, hanya penerangan dari motorlah yang menyinari rumah tersebut. 

Kepulangan II

**Kepulangan**

 

*Empuss Miaww*

 

---

 

Teko French press itu sudah dia siapkan sejak sore.

 

Saya tidak percaya hantu, titik

Saya tidak percaya hantu. Titik. Apalagi di tahun 2026 ini, semua video horor di internet pasti buatan AI. Jadi pas teman saya hobi banget kirim video “hantu kuntilanak live”, saya langsung bales santai: “Halah pasti AI. Beneran, ini video live lho!” katanya. Saya ketawa, “Video live nampak kuntilanak sambil angkat roknya?

Kepulangan Sunyi

# Kepulangan Sunyi

### *Pembuka dari novela ROSHAN*

*oleh Empuss Miaww*

 

---

 

Jam tujuh pagi, lampu ON AIR mati.

 

Renta I

Usianya memang belum tergolong terlalu tua jaka dibanding dengan beberapa tetangga di sekitarnya, meskipun ia juga termasuk kelompok lansia. Warno yang berusia emanpuluh tiga tahun itu terkesan lebih tua dibanding Sakri, Mulyono, dan Marwan yang berusia antara enampuluh sembilan sampai tujuhpuluh empat tahun.

Letak Kebahagiaan

#fiktif

#rekaan

Letak Kebahagiaan

Asap mengepul pas di depan mukaku, asap rokok yang baru saja keluar dari mulut kawanku. Ya, kawanku ini memang perokok, perokok kambuhan, begitu aku menamainya. Dia merokok hanya pada saat gundah dan galau hatinya.

"Lu kenapa? Angsuran rumah bulan ini aman?" tanyaku sedikit penuh selidik.

Cintaku Tumbuh Kembali

Jalan untuk memulihkan keterpurukan hati ternyata  juga tidak semudah apa yang banyak disarankan teman maupun keluarga. Aku sangat berhati-hati ketika ada yang  pria yang  mendekatiku atau yang diperkenalkan oleh orang lain. Aku tidak begitu peduli dengan omongan siapapun dengan usiaku yang sudah melebihi tigapuluh tahun dan belum juga berumahtangga.

Aku Yang Tertipu

Meskipun tidak aku sampaikan dahulu secara terbuka kepada keluarga selain  kepada  ibu dan ayahku, serta tidak aku buat status di media sosial kedekatanka pada Mas Arka kian menyebar luas. Teman-teman sekerjaku  maupun  teman-teman satu dinas di kabupaten maupun kecamatan  lain juga telah  mendengar.

KEGALAUAN FANI

“Pak..., doakan aku agar aku mudah menggapai cita-cita. Aku akan telah memulai usaha kecil-kecilan di samping melanjutkan studi,” ungkap Fani pada ayahnya memecah keheningan ketika keduanya istirahat di sela-sela menyiapkan beberapa kelengkapan Fani yang akan berangkat meneruskan studi ke luar pulau.

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler