Skip to Content

Mungkin Aku Lupa

Aku mungkin lupa

dimana kusimpan aroma hujan

yang kauberi padaku waktu itu

Juga warna mata dan rona senyummu

 

KETIKA POLITISI BERPUISI

ketika politisi berpuisi

alih alih orasi

caci dan maki

IRAMA NAN BERSENANDUNG

IRAMA NAN BERSENANDUNG

Kemirau @ Sang Murba

 

“HAIRAN sungguh aku dengan orang sekarang!” Rasa kesal jelas terpancar di wajah Long Nah. Segala yang terbuku di hatinya selama ini bagaikan tidak tertahan-tahan lagi.

Sembunyikan Waktu

Bayangmu yang menyapaku dalam setiap malam.

membuat hati menjadi risau karena rindumu.

ku tuliskan goresan pena untuk memanggil namamu.

Mega Dini SariMungkin Aku LupaombiKETIKA POLITISI BERPUISI
KemirauIRAMA NAN BERSENANDUNGannisa rizka roselinaSembunyikan Waktu

Drama

Di Meja Makan

DI MEJA MAKAN

KARYA: SALMAN IMADUDDIN

 

 

Nunung Wida Gandini

Ketika awal kita bertemu, kita tak pernah saling sapa. Namun justru engkaulah yang menyapaku terlebih dahulu. Jujur saat itu jiwaku hanyut seakan diri ini menemukan kembali cinta. Percayalah engkau adalah jiwaku yang tak mampu aku lupakan. NUNUNG WIDA GANDINI aku RINDU SENYUMMU.

Mega: Antara Asa dan Realita

Mega: Antara Asa dan Realita
(dedew298)

sopan santun ke orang yang lebih tua itu perlu, apalagi menghargai perasaannya.

sopan santun ke orang yang lebih tua itu perlu, apalagi menghargai perasaannya.

 

Aku dan Cinta Yang terluka

Hidup memang penuh dengan masalah. Namun bagaimana kita mampu mengikhlaskan yang sudah terjadi sebelumnya. 

 

  Aku perempuan yang menyukai senja dan sepi, pun menulis. Namaku pipit, sedang kekasihku bernama erik. Hampir setahun aku menjalani sebuah hubungan dengan kekasihku. Erik.

*

Tuhan Tak Pernah Salah

Suatu saat, ingin ku katakan padanya bahwa " Tuhan tidak pernah salah".

 

Perempuan itu sering menikmati hujan sebagai cara untuk membuat cerita tentang rindu. Merapalkan doa tentang penantian berhari-hari, menanti sejatinya cinta yang harus di ikat oleh takdir tuhan.

CINTA YANG LUKA

Bukankah cinta itu berusaha?

Aaah saya begitu tersakiti olehnya.



Namaku bara, aku memiliki kekasih yang bernama enjelina. Dia adalah perempuan satu-satunya yang aku cintai, siapa pun mereka, tidak mampu membuatku berpaling darinya.



Tidak Ada Senja Setelah Kepergian

Jika pergi adalah luka, maka tidak ada lagi senja kali ini, setelah kepergian. Adalah hujan yang turun menyelimuti beranda beranda hati, dan tubuh hingga kaku.
Jangan berfikir ini adalah permainan petak umpat yang membawa tawa kepada orang-orang yang sedang bermain.

teater

 

 

DI BAWAH TERANG BULAN PURNAMA

(Sebuah Teater)

 

Karya: Edy Soge Ef Er

 

 

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler