Skip to Content

Sembunyikan Waktu

Bayangmu yang menyapaku dalam setiap malam.

membuat hati menjadi risau karena rindumu.

ku tuliskan goresan pena untuk memanggil namamu.

Sajak Ombak

Ada yang ingin disampaikan ombak

melalui gulungannya

sesuatu yang ingin ia ceritakan

bersama deburan

tapi, selalu tertahan di bibir pantai

Perempuan Jalang

PEREMPUAN JALANG, 1

 

Di perempatan kota, sepasang mata jalang menyala

senyum-senyum mungilnya hangus terbakar tanduk-tanduk kerisauan

Renjana

Renjana

Oleh Iyus Yusandi

 

senja kini

lembayungmu tak ronakan semburat jingga

annisa rizka roselinaSembunyikan WaktukesaSajak Ombak
Joan UduPerempuan JalangIyus YusandiRenjana

Drama

Nunung Wida Gandini

Ketika awal kita bertemu, kita tak pernah saling sapa. Namun justru engkaulah yang menyapaku terlebih dahulu. Jujur saat itu jiwaku hanyut seakan diri ini menemukan kembali cinta. Percayalah engkau adalah jiwaku yang tak mampu aku lupakan. NUNUNG WIDA GANDINI aku RINDU SENYUMMU.

Mega: Antara Asa dan Realita

Mega: Antara Asa dan Realita
(dedew298)

sopan santun ke orang yang lebih tua itu perlu, apalagi menghargai perasaannya.

sopan santun ke orang yang lebih tua itu perlu, apalagi menghargai perasaannya.

 

Aku dan Cinta Yang terluka

Hidup memang penuh dengan masalah. Namun bagaimana kita mampu mengikhlaskan yang sudah terjadi sebelumnya. 

 

  Aku perempuan yang menyukai senja dan sepi, pun menulis. Namaku pipit, sedang kekasihku bernama erik. Hampir setahun aku menjalani sebuah hubungan dengan kekasihku. Erik.

*

Tuhan Tak Pernah Salah

Suatu saat, ingin ku katakan padanya bahwa " Tuhan tidak pernah salah".

 

Perempuan itu sering menikmati hujan sebagai cara untuk membuat cerita tentang rindu. Merapalkan doa tentang penantian berhari-hari, menanti sejatinya cinta yang harus di ikat oleh takdir tuhan.

CINTA YANG LUKA

Bukankah cinta itu berusaha?

Aaah saya begitu tersakiti olehnya.



Namaku bara, aku memiliki kekasih yang bernama enjelina. Dia adalah perempuan satu-satunya yang aku cintai, siapa pun mereka, tidak mampu membuatku berpaling darinya.



Tidak Ada Senja Setelah Kepergian

Jika pergi adalah luka, maka tidak ada lagi senja kali ini, setelah kepergian. Adalah hujan yang turun menyelimuti beranda beranda hati, dan tubuh hingga kaku.
Jangan berfikir ini adalah permainan petak umpat yang membawa tawa kepada orang-orang yang sedang bermain.

teater

 

 

DI BAWAH TERANG BULAN PURNAMA

(Sebuah Teater)

 

Karya: Edy Soge Ef Er

 

 

Teater Edy Soge Ef Er

 

 

 

ELEGI REPUBLIK

(Sebuah Teater)

Karya Edy Soge Ef Er*

 

Prolog:

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler