Ini pagiku Arjuna! Rapal doa yang tak henti-hentinya lewat pancaran sinar matahari kepadamu Ada ampas kopi diujung dedaunan pinus menyiratkan bahwa jarak itu memang berarti
Dan kau siluet itu Ku nanti dipenghujung matahari Kau tak perlu bertanya Mengapa air rintik-rintik di mataku Berangsur-angsur deras ketika melepas kau berlari
Komentar Terbaru