pusara cinta
Semburat jingga mentari senja
tak jua kurengkuh luluh hatimu
kau tetap ingin menutup paksa
episode cinta diantara kita
Saat senja makin keujung
warna jingga tak lagi tersisa
mentari terbaring lelah
selelah jiwa yang menyerah pasrah !
Tujuhbelas tahun,dinda
terlalu indah untuk diakhiri
ada dua makhluk mungil buah cinta kita
keringkah samudra maafmu untuk khilafku..?
Maaf,kanda
aku lelah dengan mahligai rapuh ini
terlalu banyak dusta yang tercipta
kita harus mengakhirinya..,
Dan jasad cinta terbujur rela
kau memandikannya dengan airmata
aku mengkafani dengan selembar lara
Tanpa upacara tanpa karangan bunga
dalam diam dan kebekuan rasa
kita mengusung keranda berisi serpihan rasa
pada pusara cinta
Guspur
Todanan,Blora Juni 2012
Komentar
Tulis komentar baru