Skip to Content

November 2020

MENGGUBAH PUISI ITU SEDERHANA

MENGGUBAH PUISI ITU SEDERHANA

 

Menggubah puisi itu sederhana. Dengan pikiran tajam dan perasaan keindahan yang anda miliki, tulislah respon anda terhadap kondisi dalam diri atau di luar diri anda.

PAGI DAN CINTA

PAGI DAN CINTA

.

Ifa Arifin Faqih /#4334

.

Bahumu tak cukup bidang untukku bersandar 

Samudra Hati

Samudra Hati 

Rizal De Loesie

 

Kadang aku

Melayari begitu luas samudra kesia-siaan

Tanpa sentuhmu

MEMBACA TAKDIR

 

Membaca Takdir

By : Rizal De Nasution

 

 

Menyusuri rel senja itu

YANG PALING SUCI

Yang Paling Suci

Rizal De Nasution

 

Tak ubahnya seperti ombak yang mengejar pantai

PENJARA SUKMA

Rizal De Nasution

 

Pada udara yang diam-diam merasuki sukma

lampu malam meredup, antara reranting lembab

ARAH SAMPAN

 

By : Rizal De Nasution

Sepasang nyiur melambai,

menahan terpaan cahaya dan angin

Kulihat rambutmu panjang terurai angin

#4334_#437 Lilik Puji Astutik II

MEMELUK RINDU SEMU Lilik Puji Astutik

 

Kau masih sempurna dalam kelana

Hati masih mengikat rasa yang membara

CEPREN-Sembari Mendengarkan Nirvana

Di tepi ranjang yang telah reyot ini, aku duduk. Sembari memegangi kepala, aku tahan rasa sakit yang sungguh sangat luar biasa. Akhir-akhir ini tubuh ringkihku memang sedang sering-seringnya ngadat. Sakit perutlah, pusinglah, sakit gigi, mag, bahkan sekali pernah pingsan. Ah, sial betul memang kejadian yang menimpaku akhir-akhir ini. Sudah menganggur, di rumah—orang tua bertengkar terus.

Puisi Candra Lesmana

Duka-duka Orang Desa

 

Seperti yang telah orang-orang desa ramalkan

Di hulu kali, air telah sunyi



Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler