Pada cahaya hitam
Tangan-tangan bayang hitam
lolos apa yang di cengram
tak tercegah detik mati
ini rupa sunyi hati.
Tersisa hanya mimpi sisa
rasa terus menyiksa rasa
ruang menjepit ruang asa
membiru darah biru luka .
Pada cahaya hitam
bayang sembunyi ketakutan
hari singkat terlantar tak terawat
seruan mati bukan sekedar maklumat.
Dari bawah hilir janji
air mata membentuk hari
masih adakah yang singgah
kesal sesal saling menghujah.
Medan, 12 05 2013
Abdul Malik.
Komentar
Tulis komentar baru