Awwabin Helmi
AWWABIN HELMI
Awwabin Helmi atau Awabeen Samsuding S.Pd, dilahirkan pada 23 Maret 1996 di Desa Mendel(Maenae), Muang,Narathiwat, Selatan Thailand. Merupakan anak sulung dari Ibu Nungmasnah dan bapaknya Helmi yang berketurunan Melayu Patani. Mendapat pendidikan jenjang SD di Sekolah Ban Khok Maenae, dan pendidikan jenjang SMP-SMA di Sekolah PrateepVittaya atau Maahad Mesbah El-ulum (Pondok Chaya) dan pada tahun 2016, merantau meninggalkan tanah air untuk melanjutkan pendidikannya di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP), Universitas Jember, Indonesia. Saat ini sedang melanjutkan studi S2 bidang Magister Sastra di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. dengan mendapat beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) 2024.
Awwabin Helmi pernah mendapat juara III dalam pertandingan Pidato Antarabangsa bahasa Melayu (PABM) 2015 merebut piala Perdana Menteri, Di Putrajaya, Malaysia. Buku Tenggelamnya Kapal Van Der Wicj karya Buya Hamka merupakan pencetus minat Awwabin di dunia kesusastraaan. Beliau mulai berkecimpung dan menulis karya sastra pada tahun 2015 yang didorong oleh Zulfikri Ibrahim seorang guru bahasa Melayu di Maahad Muhammadiah, Patani. Yang juga merupakan seorang penulis yang aktif bergiat bidang
kesusastraan di Patani ( Selatan Thailand).
Karya yang pertama ditulis beliau Antologi Puisi bersama Zamree Idris Tinta Cinta di Langit Garuda (Jejak Publisher, 2019), dan Kumpulan Kata Semangat Penyambung Lidah Rakyat (KOPI Publisher,2023) dan sebuah cerpen yang bergabung dalam Antologi Cerpen dari Patani Langit Kelabu di Masjid Kerisik (2020).
Sementara itu, beberapa puisi Awwabin Helmi pernah bergabung dalam buku antologi puisi di antaranya Antologi Puisi Hujan dan Sepotong Rindu (PBSI, 2016) dan Kumpulan Puisi Temu Penyair Asia Tenggara Epitaf Kota Hujan (Padang Panjang Dan Puisi Penyair Asia Tenggara) , kumpulan Puisi Pertemuan Penyair Nusantara XI Sesapa Mesra Seliting Cinta (2019). Kumpulan Puisi Temu Penyair Serumpun Tanah Tenggara (2023). Kumpulan Puisi Pertemuan Penyair Nusantara XIII Layang Layang Tak Memilih Tamgan (2025). pernah mendapat Juara dalam lomba menulis puisi peringkat nasional Indonesia. dari jumlah peserta semua 1928 orang. anjuran penerbit Jejak Publisher. dan dibukukan bersama peserta terpilih lain ke dalam kumpulan puisi berjudul Arti Bahagia (Jejak Publisher, 2019)
semangat beliau dalam menulis karya sastra adalah untuk menghidupkan kembali bahasa dan sastra Melayu di Patani (Selatan Thailand) yang hampir padam. Dan sebagai penerus kesinambungan jati diri bangsa dan mewacanakan karya sastra dalam menyalur gerak nadi bangsa Melayu Patani.
Informasi Pengguna
Awwabin Helmi I Awabeen Samsuding
-
Karya Sastra:
KAMI BERTETANGGA DENGAN DUNIA
Awwabin Helmi — Senin, 15 September 2025 - 21:30 — 0 komentar 21 minggu 6 hari yang lalu
-
Puisi — Senin, 15 September 2025 - 21:30
Tidak ada tulisan.
Tidak ada tulisan.
-
Karya Sastra — Senin, 15 September 2025 - 21:30 — dibaca 170 kali
| Jenis | Tulisan | Komentar | Pengunjung | ||
|---|---|---|---|---|---|
| Awwabin Helmi | Orang Lain | Total | Hari Ini | ||
| Berita | |||||
| Karya Sastra | 1 | 170 | 0 | ||
| Wawasan | |||||
| Bookmark | |||||
| Dapur Sastra | |||||
| JUMLAH | 1 | 0 | 0 | 170 | 0 |
Komentar Terbaru