biarkan gemercik air dari pancuran itu terus berlagu
biarkan gesek daun bambu menemaninya
sambil menikmati cipratan air yang mematuk batu
biarkan dan dengarkan alunannya
siapa tahu suara alam itu mengetuk kesadaranmu
dan membawamu kembali pada jalan suci
karena engkau tak lagi mendengar ayat suci
dan bahkan engkau telah memperjualbelikan
jika suara alam itupun tak lagi mampu menyadarkanmu
telah siapkan engkau ditemani bencana
yang akan merantai seluruh tubuhmu
telah siapkah engkau bercumbu dengan kepedihan
yang akan menyelimuti seluruh tubuhmu
maka dengarlah suara alam itu
untuk menuntunmu pada kehidupan suci
sebelum kepedihan menyelimuti dirimu
mumpung suara alam itu masih santun
dan begitu akrab berlagu
Komentar
Tulis komentar baru