Dalam perjalanan
Ada tempat ramai berjadwal harian
Di gerbangnya bertuliskan “Pasar..”
Banyak orang datang dan lalu
Mereka menjual, mereka membeli
Singgah, sebentar lalu pergi
Ada yang tulus dan sekedarnya
Ada yang untung dan rugi
Semua jelas di mataku
Dan mereka terbiasa dengan itu
Sampai ada suara yang menusuk jantungku rasanya,
“Kekasihku, kekasihku, kekasihku!”, seorang menawarkan
dagangannya
“Kenapa kau jual kekasihku?”, tanyaku
“Kekasihku? Oh, di sini kekasihmu paling laku”, katanya
dia katakan sambil tertawa
aku pikir ini tempat macam apa
Lalu seorang tua menghampiriku
Dia berwibawa dan semua tampak menghormati
Lengkap dengan sarung dan peci
Mendekatiku bertanya, “Mau beli kakasihku, Mas?”
Gila! Ada satu lagi
Serentak dari tiap sudut suara bergemuruh,
“Kekasiku..... kekasihku..... kekasihku.......!!!!!”
Serasa kuping ini panas dibuatnya
Aku berteriak sekuat tenaga, “Jangan kau jual kekasihkuu....!!!”
Dan suara pun berhenti
Sambil menunjukiku
Mereka serentak kembali, “Orang gila, orang gila...!!!”
Yogya, 28 September 2016
Komentar
Tulis komentar baru