Skip to Content

November 2012

Semesta Cinta Bagi Penyair Pemula

jika kau ingin mencintai puisi

cintai alam

cintai api

cintai air

cintai angin

cintai tanah

cintai kayu

-cintailah semesta-

Adzan Subuh

ada yang memanggilku

lewat mulut-mulut toa

dari ketinggian uhud

masjid, surau, dan langgar

lamat-lamat kudengar

suaranya telanjang

Pernikahan 2

menikah adalah engkau mengikat janji

erat dengan tulus suci, serta mematri hati

untuk tetap setia menjalani rutinitas hari

bersama kekasih jiwa sehidup semati

Pernikahan 1

menikah adalah saat dimana engkau

mengangkat sauh kembangkan layar

untuk arungi samudera kehidupan

dimana engkau jadi nahkoda tepercaya

Orang Asing -bagi penyair-penyair muda dan mula-

salam puisi!!!

saat engkau baca tulisan ini camkanlah

jika aku hanyalah penikmat kata-kata

yang selalu angkat topi pada mereka

Dunia Imajiner

masih tentang dunia maya

yang kita sepakat menyebutnya puisi

tadi sore, dosen kita menyajikannya penuh

aroma pada baki sarat makna

Warna Puisi Kita

mengapa kau ragu pada puisi?

padahal puisi adalah belahan hati

padanya menggantung nurani

kaupun memujanya penuh pujapuji

 

SEUTAS TALI PENYAMBUNG - dari dan untuk penulis lepas-

...

ijinkan aku, menulis puisi,

meski pun dengan kata paling sederhana

meskipun dengan makna paling papa

meskipun dengan kiasan paling percuma

 

ijinkan aku,

menulis puisi,

meskipun setelahnya terpuruk dan

sakit hati

Marah ... untuk apa?

Manusia, lahir membawa hak asasi, juga membawa trah sebagai zoon politicon sekaligus homo homini lupus..

 

Saya, seperti manusia yang lain bisa lebih baik dari malaikat, bisa lebih buruk dari setan.

 

Catatan Malam Seorang Kekasih

Jangan kau tutup pintu itu

Biarkan terbuka, agar tetap terlihat senyummu

Sebelum malam semakin berlabuh

Bulan sembunyi dalam lipatan awan



Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler