Skip to Content

AKU MABUK AKU Puisi ke 40 dakan MENGHITUNG RINDU (1)

Foto Hakimi Sarlan Rasyid

 

 

 

 

AKU MABUK AKU  

 

tak usah kau sebut tak usah kau tunjuk aku tahu

aku mabuk aku mabuk aku mabuk

aku mabuk air cinta aku tenggelam di dalamnya

jangan usik aku biarkan aku mabuk

karena dalam mabukku aku bisa memeluk mesra

aku tenggelam dalam dekap kerinduannya

dalam lautan kata aku katakan kepada dunia

cinta dan rindu itu satu seperti kepak dan sayapnya

sama. Mana mungkin aku pisahkan manis dengan madu

mana mungkin aku pisahkan ruas dan buku

 

tak usah kau ucapkan aku tahu aku mabuk

aku mabuk aku mabuk mabuk rindu

serbuknya kuisap sambil menyelam dalam samudra hu

maka bekulah darah remuk redamlah tulang

putus nadiku hancur dagingku kulitku hangus

maka akupun tidak menjadi apa-apa

 

mabukku parah mabukku bikin aku lupa arah

di mana ba di mana sin di mana mim

 

mabukku bikin aku gila cemas berharap

bertemu dalam kejap demi kejap

bertemu terang dan gelap

bertemu ramai dan senyap

 

tak usah kau sebut tak usah kau tunjuk

akubenar-benar mabuk tiap malam suntuk

aku tak tahu di mana kantuk

 

biakan aku mabuk jangan kau usik

menelan semesta titik dalam satu titik

 

201604281851 Kotabaru Karawang

 

Komentar

Tulis komentar baru

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler