Skip to Content

PULPEN DAN BUKU KITA CUMA BISA MENANGIS

Foto Agung Gema Nugraha

PULPEN DAN BUKU

KITA CUMA BISA MENANGIS

 

Sajakku telah memberi isyarat

tentang kemurungan situasi

kondisi, harapan kecil yang terbang

sungguh berarti, berakibat fatal 

bagi sayap-sayap pendidikan, 

gejolak intelektual

dan kemurnian kehidupan

 

Kita cuma bisa menangis

Sementara tragedi sudah terjadi

Pulpen dan buku

….Sekolahmu sekolahku

Dukamu adalah dukaku

 

Aku merasakan

Sejuta orang lagi mengalami

hal serupa 

Akan ada berjuta pilu

Bila kita tak mampu

peka terhadap lingkungan

pendidikan, sosial, dan jiwa

 

Sudah berulangkali tidak juga tergali

Hikmah apa yang kamu bisa ambil

dari setiap peristiwa di depan mata kita?

 

Kini aku beri saran 

pengajaran mesti memudahkan

siswanya untuk belajar 

karena tuntutan kewajiban

berbagai pihak memerhatikan

keilmuan yang berkaitan 

dengan pikiran berupa kecerdasan

dan jiwa wujud kemanusiaan

 

Setiap entitas yang pertaliannya

mengenai pendidikan,

apapun jenisnya

mesti memberi dukungan

pada sarana dan prasarananya

tanpa memberatkan siswa 

dan orang-orang tak berdaya

 

Mereka belajar, bersekolah

untuk kita semua

Bahkan bangsa dan negara

Maka kepeduliaan kita tanamkan

agar kebersamaan tetap terjaga

Pengorbanan tidak tersia-sia

Taruhan nyawa jangan sampai

jadi budaya 

 

Kita cuma bisa meneteskan air mata

Tanpa pergerakan nyata

takkan mengubah keadaan realita

 

 

Agung Gema N

6 Feb 2026

Komentar

Tulis komentar baru

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler