ADINDA BERSAMA PUISI
Bersama puisi adinda menghibur diri
Senyumnya ibarat sirius di malam hari
Tak ada mega hitam dalam jiwa
Karena pencerahan telah terbuka
Menjadi sastrawan dekati kekuasaan
Maka hidup mapan dan menawan
Sebagai pujangga diam di rumah
Kayanya ada sejarah yang salah
Penyair falsafi sebagai sebutan diri
Bagai kutub positif dan negatif
Adinda nyatakan bersufi dalam puisi
Sepertinya menolak Hamzah Fanshuri
Karena Sang Pencerah fana diri
Merangkai kalimat penuh berkat
Politisasi dalam dunia kata dan bahasa
Terjadi di luar nalar ilmu konspirasi
Adinda angkat diri sendiri
Hari pun tak akan peduli
Seribu karya dicipta
Tak ada biaya, menganga
Dekati perkumpulan dan nama
Adinda peroleh sanjungan piagam
Sayang, penyair terus mengembara
Tak sangsikan dirinya dalam tanya
Uang diperoleh dari keringat
Sajak dihasilkan naluri keramat
Penyair itu mencari wanitanya
Sebelum didapati ia buat puisi
Menyanjung berharap pertemuan
Sehingga hilang pedih kehampaan
Setelah didapati tetap berpuisi
Menekan diri rasa segan gerogoti
Perasaan gembira lenyap mimpi
Adinda menyikapi zaman
Akhirnya mendapati surga kesadaran
Agung Gema Nugraha
12 Januari 2026
Komentar
Tulis komentar baru