SAJAK PISANG GORENG
Pisang goreng di pagi hari
bagai mengundang bayang pelangi
pada pandangan pertamaku
menemukanmu di antara bala-bala
gehu, dan kenangan rindu
Menguaplah napas-napas tulus
menjadi kesejukan angin berhembus
Kontraksi otot-otot pipi menepi
ke lubuk hati
Serupa seruan mistik mayor zigomatik
yang menebarkan harapan positif
kedamaian kehidupan
energi sejati di bumi dan dalam diri
Agung Gema Nugraha
10 Mei 2026

Komentar
Tulis komentar baru