Skip to Content

Camar di 17an

Foto Tinton Menunggu Pagi

matahari sudah mulai sedikit-sedikit belajar berjalan

tawa anak-anak kecil yang berjajar di samping gardu bambu

menantikan acara ritual kenegaraan setahun sekali itu

semangat mereka seakan melupakan kasus-kasus besar bangsanya

 

satu demi satu kerupuk mereka lahap dengan ganasnya

seganas para koruptor merampas hak-hak mereka

satu demi satu karung goni mereka kenakan

dan meloncat sekuat tenaga demi bingkisan seharga lima ratus perak

 

bocah-bocah itu masih terlalu awam tau soal negara

mereka hanya tau pecahan seribuan dan PR dari sekolah

terlalu awam unutuk tau soal masa depan bangsanya

 

selepas adzan ashar sore itu semangat mereka masih terpancar

matahari pun tersenyum melihat mereka berlomba

 

 

 

Komentar

Tulis komentar baru

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler